Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 2 Mei 2026 11:49 WIB

ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir


 ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir Perbesar

Ricek.iD- Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Camara Nusantara 6, Prasetyo Adi Wibowo (24), yang dilaporkan terjatuh di perairan Pelabuhan Trisakti akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Sabtu (2/5/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WITA dengan posisi mengapung sejauh kurang lebih satu mil laut dari titik terakhir terlihat (Last Known Position/LKP). Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Ulin untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, membenarkan penemuan tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Seluruh tim telah bekerja maksimal sejak laporan diterima hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Peristiwa ini bermula pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 05.10 WITA, saat korban diduga terjatuh dari kapal ketika berada di kawasan pelabuhan. Laporan awal disampaikan oleh rekan kerja korban yang berada di kapal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Banjarmasin mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian. Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari TNI AL, Bakamla, kepolisian perairan, BPBD, relawan, hingga kru kapal.

Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di permukaan air serta pemantauan bawah air menggunakan peralatan khusus, termasuk teknologi pendeteksi objek. Kondisi cuaca yang relatif cerah membantu kelancaran operasi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada Sabtu pagi setelah dilakukan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat.

Di sisi lain, kejadian ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan kerja di sektor maritim. Pihak Basarnas mengimbau seluruh pekerja dan operator kapal untuk lebih disiplin dalam penggunaan alat keselamatan guna mencegah insiden serupa.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Kasus Pembakaran Lahan di Dua Kecamatan, Polres Banjar Tetapkan Tiga Tersangka

3 November 2026 - 15:57 WIB

Pasca Operasi Bersih, Polres Banjar Bongkar Peredaran Miras Oplosan & Pabrikan

3 November 2026 - 15:54 WIB

Ungkap Peredaran Narkoba & Obat Terlarang, Polres Banjar Sita Sabu 131,55 Gram

3 November 2026 - 15:51 WIB

Berikan Rasa Aman & Nyaman bagi Pengguna Jalan, Kapolres Tanah Laut Terjun Langsung Kawal Kelancaran lalu lintas

2 November 2026 - 17:50 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pengedar Ekstasi

2 November 2026 - 17:36 WIB

Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun

1 November 2026 - 19:34 WIB

Trending di DAERAH