Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

ADVERTORIAL · 9 Mei 2026 18:33 WIB

Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Muhidin Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran


 Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Muhidin Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran Perbesar

Ricek.ID – Kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) akhirnya resmi dilantik oleh Gubernur Kalsel, Muhidin di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (8/5/2026)setelah sempat tertunda selama beberapa bulan .

Pelantikan ini menjadi angin segar bagi penguatan lembaga amil zakat di Banua dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.

Muhidin dalam kesempatan tersebur menyoroti distribusi dana zakat agar berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Ia menekankan pentingnya akurasi data penerima (mustahik) agar dana yang terkumpul benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang berhak.

“Saya berharap kehadiran pengurus yang baru diharapkan mampu membawa inovasi dalam penghimpunan maupun penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Muhidin berharap BAZNAS Kalsel tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh kabupaten/kota se-Kalsel.

“Pelantikan BAZNAS ini sempat tertunda selama 2-3 bulan. Kini, setelah resmi dilantik, kita berharap pengurus dapat langsung tancap gas menjalankan program-program strategisnya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kalsel yang baru, Ilham mengatakan Baznas Kalsel berkomitmen untuk memperketat pengawasan distribusi, baik untuk program konsumtif maupun pemberdayaan ekonomi, guna memastikan seluruh dana kembali kepada umat sesuai dengan syariat delapan asnaf.

Hal ini senada dengan keinginan Gubernur Kalsel, Muhidin yang menekankan distribusi zakat bisa akuntabel dan tepat sasaran.

”Pak Gubernur Kalimantan Selatan telah mengingatkan, jangan sampai penyaluran dana zakat itu salah sasaran. Artinya, memang betul-betul dana zakat itu diperuntukkan kepada mustahik yang berhak menerimanya,” tegas Ilham.

Pada tahun 2026, Baznas mematok target optimis untuk pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah yakni sebesar Rp75 miliar, di mana hingga saat ini realisasi pengumpulan telah mencapai angka 39 persen.

Ilham mengakui adanya sedikit keterlambatan dalam mencapai target akibat masa transisi kepemimpinan, namun mereka tetap optimis dapat mengejar ketertinggalan dalam beberapa bulan ke depan.

”Kami akan kejar target itu dalam beberapa bulan ini, paling tidak 80 sampai 90 persen terpenuhi dari target pusat sebesar 75 miliar rupiah,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Apresiasi Dishub Sukses Gelar HubFest 2026

9 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026

8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Ikuti Lomba Masak Serba Ikan, Belut-Alpukat Antarkan Banjarbaru Raih Juara

8 Agustus 2026 - 18:28 WIB

706 Pesilat Kalimantan Ramaikan Piala Bupati Banjar Cup 2026

8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Latih 125 Anggota PMR, PMI Banjar Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama

8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Cegah Stunting, TP PKK & DKP Kalsel Dorong Inovasi Olahan Ikan Lewat Lomba Masak Serba Ikan

8 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Trending di ADVERTORIAL