Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

ADVERTORIAL · 13 Mei 2026 17:48 WIB

Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Banjar Intensifkan Pendampingan Posyandu


 Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Banjar Intensifkan Pendampingan Posyandu Perbesar

Ricek.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Noripansyah, meninjau langsung pelayanan kesehatan di Posyandu Datu Kamar, Desa Penyambaran, Kecamatan Karang Intan pada Senin (11/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pemantauan kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting sekaligus memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal di tingkat desa.

Dalam kesempatan itu, Noripansyah menegaskan pentingnya validitas data dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Menurutnya, data yang riil dan akurat menjadi dasar utama dalam menentukan langkah intervensi yang tepat sasaran bagi masyarakat.

“Posyandu merupakan garda terdepan dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak. Karena itu, data yang diperoleh di lapangan harus benar-benar akurat agar program penanganan stunting dapat berjalan efektif,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, serta aparat desa yang secara aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Layanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan balita, pemberian makanan tambahan bergizi, hingga edukasi mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi seimbang.

Selain itu, perhatian juga diberikan kepada ibu menyusui dan bayi usia dini guna memastikan tumbuh kembang anak dapat terpantau sejak awal kehidupan.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Karang Intan 1, Kamarullah, menyampaikan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pendampingan melalui tenaga kesehatan di lapangan, termasuk bidan desa dan petugas gizi.

“Kami akan terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat serta memastikan seluruh sasaran mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir membawa bayi dan balita ke posyandu.

Sinergi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, kader, dan pemerintah desa diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Banjar.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kapolres Tanah Laut Ingatkan Personel Hindari Pelanggaran

6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Bupati Kotabaru Gandeng PT STC Cari Solusi Air Bersih Hadapi Kemarau

5 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Perlindungan Konsumen Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Aturan

5 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sebanyak 409 Peserta Ikuti Upacara Kemah Bakti Pelajar Tahun 2026 di Kotabaru

5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL