Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

DAERAH · 2 Jun 2026 19:15 WIB

Tahapan Verifikasi Seleksi BUMDesa Terbaik Kalsel, Lima Besar Segera Ditetapkan


 Tahapan Verifikasi Seleksi BUMDesa Terbaik Kalsel, Lima Besar Segera Ditetapkan Perbesar

Ricek.ID – Ajang Pemilihan BUMDesa Terbaik Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2026 yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel mulai memasuki tahapan penilaian administrasi.

Dari 10 usulan yang masuk dari kabupaten, tim penilai tengah melakukan verifikasi dokumen untuk menentukan lima besar yang akan melaju ke tahap verifikasi lapangan.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PMD Kalsel, Iwan Ristianto, melalui Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa, Indah Novita Purnamasari pada Selasa (2/6/2026).

Novi mengatakan proses penilaian administrasi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh dokumen yang diajukan oleh pemerintah kabupaten.

“Pada tahap pertama ini kami melakukan penilaian administrasi terhadap seluruh dokumen usulan yang telah disampaikan kabupaten. Tim juri yang terdiri dari Bidang Pengembangan Ekonomi Desa dan tenaga ahli P3MD Provinsi bersama-sama memverifikasi dokumen berdasarkan indikator yang telah ditetapkan,” katanya.

Novi menjelaskan hasil verifikasi administrasi tersebut akan menjadi dasar dalam menetapkan lima besar BUMDesa terbaik yang berhak mengikuti tahapan berikutnya, yakni verifikasi lapangan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mengharuskan tim penilai mengunjungi seluruh peserta, tahun ini verifikasi lapangan hanya dilakukan kepada lima BUMDesa terbaik hasil seleksi administrasi.

“Kalau sebelumnya semua peserta kami kunjungi untuk verifikasi lapangan, tahun ini hanya lima besar yang akan kami datangi. Saat ini proses penetapan lima besar masih berlangsung,” katanya.

Novi menambahkan, dari 11 kabupaten/kota di Kalsel, hanya 10 yang mengajukan peserta tahun ini. Satu kabupaten memilih tidak berpartisipasi karena masih menghadapi kendala dalam tata kelola BUMDesa di wilayahnya.

Menurutnya, verifikasi lapangan direncanakan mulai dilaksanakan pada pertengahan hingga akhir Juni 2026. Selanjutnya, tim penilai menargetkan draft pemenang sudah dapat disusun pada pertengahan Juli.

“Jika sesuai jadwal, pertengahan Juli sudah ada draft pemenang. Setelah itu kami akan mempersiapkan proses penetapan dan pengumuman,” jelasnya.

Untuk pemberian penghargaan kepada para pemenang, Dinas PMD Kalsel menargetkan dapat dilaksanakan pada Agustus 2026. Saat ini pihaknya masih melakukan penyesuaian jadwal agar memungkinkan diselaraskan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel.

Lebih lanjut, Novi menegaskan ajang BUMDesa Terbaik bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi instrumen pembinaan dan motivasi bagi pengelola BUMDesa agar terus meningkatkan kualitas tata kelola dan usaha yang dijalankan.

“Kami berharap penilaian ini mampu mendorong BUMDesa di Kalimantan Selatan menjadi lebih maju. Indikator yang digunakan juga mengacu pada indikator pemeringkatan yang diterapkan Kementerian Desa, sehingga peserta yang mengikuti seleksi ini diharapkan dapat berkembang menjadi BUMDesa maju dan berdaya saing,” tuturnya.

Peserta yang mengikuti penilaian tahun ini merupakan BUMDesa yang sebelumnya belum pernah berpartisipasi dalam ajang serupa. Melalui keterlibatan tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak BUMDesa yang terdorong untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan maupun kinerja usahanya.

Selain itu, pembinaan terhadap BUMDesa berprestasi akan terus dilakukan. Novi mencontohkan BUMDesa Wake Berkah Abadi dari Kabupaten HST yang menjadi juara pertama tingkat provinsi pada tahun lalu dan kemudian diikutsertakan dalam ajang BUMDesa Inspiratif tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Desa.

“BUMDesa yang sudah berprestasi tetap kami lakukan pembinaan dan evaluasi. Harapannya mereka terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional. Kami ingin BUMDesa di Kalimantan Selatan tidak hanya unggul di daerah, tetapi juga mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi BUMDesa lainnya di Indonesia,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Terima Aspirasi Masyarakat, Pemkab Banjar Akan Segera Tindaklanjuti Tuntutan Warga Rantau Bakula

16 September 2026 - 20:08 WIB

Disdukcapil Kalsel Monitoring Perekaman KTP-el Pemilih Pemula di SMAN 1 Banjarbaru

16 September 2026 - 20:05 WIB

Pemprov Kalsel Tegaskan Layanan Publik & Penguatan Fiskal Jadi Fokus RAPBD 2027

16 September 2026 - 20:03 WIB

Kemarau Mencekik Warga Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Turun Langsung Salurkan Air Bersih

16 September 2026 - 19:15 WIB

Trending di ADVERTORIAL