Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

Banjarbaru · 6 Jun 2026 11:09 WIB

Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Polisi Periksa Ibu Kandung


 Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Polisi Periksa Ibu Kandung Perbesar

Ricek.ID – Aparat kepolisian dalami kasus dugaan tindak kekerasan terhadap seorang balita perempuan berusia tiga tahun di kawasan Jalan Kasturi 2, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Kasus ini menjadi perhatian setelah keluarga korban melaporkan adanya sejumlah kejanggalan yang ditemukan pada tubuh balita berinisial NS. Laporan disampaikan kepada pihak kepolisian setelah korban dimakamkan.

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Heru Setiawan, pada Sabtu (6/6/2026) membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga terkait dugaan kekerasan terhadap balita tersebut. Saat ini, seorang perempuan berinisial S yang merupakan ibu kandung korban telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah korban dimakamkan, pihak keluarga melaporkan adanya kejanggalan yang mereka temukan. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kompol Heru.

Sebagai bagian dari proses penyidikan, kepolisian menjadwalkan pelaksanaan ekshumasi atau pembongkaran makam guna melakukan autopsi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti yang dialami korban sekaligus melengkapi alat bukti dalam penanganan perkara.

Menurut Heru, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pendalaman terkait kronologi maupun motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

“Kami masih mendalami seluruh fakta dan alat bukti yang ada. Untuk perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyelidikan berjalan,” katanya.

Dari keterangan keluarga, korban selama ini tinggal bersama ibu kandung dan ayah sambungnya. Salah seorang kerabat korban, Husnul Khotimah, mengaku pihak keluarga merasa sangat terpukul atas peristiwa yang menimpa balita tersebut.

Ia menuturkan, keluarga pernah menawarkan diri untuk merawat korban. Namun saat itu permintaan tersebut tidak disetujui oleh ibu korban yang menyatakan masih mampu mengasuh anaknya sendiri.

Husnul mengenang korban sebagai anak yang aktif, ceria, dan mudah bergaul dengan lingkungan sekitar. Ia berharap proses hukum dapat berjalan secara objektif sehingga seluruh fakta yang sebenarnya dapat terungkap.

Saat ini, penyidik Polsek Liang Anggang bersama jajaran Polres Banjarbaru masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak kekerasan yang menimpa balita tersebut.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

Wali Kota Erna Lisa Halaby Serahkan Bantuan Pendidikan Tahap Kedua di Banjarbaru

5 November 2026 - 17:36 WIB

Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja, Polres Tanah Laut Edukasi Siswa SMPN 1 Pelaihari

5 November 2026 - 17:17 WIB

Pemkab Kotabaru Dorong Sinergi Pengusaha dan Pekerja, DPK APINDO Dikukuhkan untuk Periode 2026–2031

4 November 2026 - 18:19 WIB

KKN UNISM di Desa Keramat Berakhir, Senam Sehat Berhadiah Pererat Kebersamaan Warga

4 November 2026 - 11:15 WIB

Bupati Kotabaru Koordinasikan RDTR Serongga dengan Kementerian ATR/BPN, Perkuat Arah Pembangunan Wilayah

3 November 2026 - 18:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL