Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 18 Jun 2026 20:52 WIB

Percepat Legalitas Pelaku Usaha, HIPMI Banjar Gandeng Pemkab


 Percepat Legalitas Pelaku Usaha, HIPMI Banjar Gandeng Pemkab Perbesar

Ricek.ID – Dalam upaya mendorong percepatan legalitas usaha bagi para pelaku usaha muda di daerah, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Banjar lakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar pada Kamis (18/6/2026).

Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Banjar, Muhammad Zaini, menyoroti masih banyaknya calon pengusaha yang belum memahami langkah-langkah memulai usaha, mengakses permodalan, mengurus legalitas hingga memperoleh perlindungan hukum.

Menurutnya, para calon pengusaha dapat memanfaatkan platform digital GEN HIPMI yang telah diluncurkan HIPMI Banjar untuk mendapatkan berbagai informasi dan pendampingan usaha.

“Calon-calon pengusaha yang belum memahami untuk nanti ke depan bagaimana membuka usaha, bagaimana mencari permodalan, legalitas dan perlindungan hukum, dapat mengakses platform digital GEN HIPMI,” ujarnya.

Zaini menjelaskan website GEN HIPMI hadir sebagai solusi untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha pemula. Platform tersebut menyediakan layanan yang mendukung pengembangan usaha anggota, mulai dari akses informasi permodalan hingga pendampingan legalitas usaha.

Ia menambahkan, program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banjar dan sejumlah instansi terkait.

“Program ini dikolaborasikan dengan Sekda Banjar H Yudi Andrea dan sejumlah dinas terkait seperti Disnaker, DKUMPP, Perusahaan Daerah, serta Kabag Ekonomi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Zaini juga mengungkapkan masih rendahnya jumlah pelaku usaha yang telah memiliki legalitas di Kabupaten Banjar. Dari sekitar 74 ribu pelaku usaha yang tercatat, hanya sekitar 400 yang telah mengantongi legalitas usaha.

“Yang punya legalitas usaha itu cuma 400 pengusaha. Nah, jadi itulah yang mau kami kebut nanti ke depan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), untuk bisa nanti HIPMI berkontribusi ke pemerintah daerah,” jelasnya.

Melalui program tersebut, HIPMI Banjar berharap dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya legalitas, sekaligus memperluas kontribusi sektor usaha terhadap perekonomian daerah.

Zaini menegaskan, kepengurusan BPC HIPMI Banjar periode saat ini berkomitmen menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi dunia usaha dan pembangunan daerah.

“Tentu tanggapan dari Sekda sendiri dan SKPD yang hadir tadi sangat antusias. Disambut Sekda dengan tangan terbuka dan hangat, diharapkan programnya bisa dilakukan lebih cepat,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Kotabaru Audiensi dengan Kemensos, Percepat Persiapan Program Sekolah Rakyat

4 November 2026 - 20:59 WIB

Pemkab Kotabaru Dorong Sinergi Pengusaha dan Pekerja, DPK APINDO Dikukuhkan untuk Periode 2026–2031

4 November 2026 - 18:19 WIB

Ketua DPRD Kotabaru Dorong Apindo Perkuat Kolaborasi dan Iklim Investasi

4 November 2026 - 18:06 WIB

DPRD Kotabaru Dukung Bupati Perjuangkan Percepatan RDTR Serongga ke Kementerian ATR/BPN

4 November 2026 - 17:47 WIB

Bupati Kotabaru Koordinasikan RDTR Serongga dengan Kementerian ATR/BPN, Perkuat Arah Pembangunan Wilayah

3 November 2026 - 18:36 WIB

Reses M. Lutfi Ali di Kotabaru Hilir, Warga Usulkan Betonisasi Titian hingga Pemerataan Air Bersih

3 November 2026 - 18:32 WIB

Trending di ADVERTORIAL