Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

NASIONAL · 6 Jul 2026 22:50 WIB

Silaturahmi Kebangsaan di Kraton Majapahit, Hendropriyono Ajak Gus Nafik & Sultan Banjar Menyelami Sejarah Nusantara


 Silaturahmi Kebangsaan di Kraton Majapahit, Hendropriyono Ajak Gus Nafik & Sultan Banjar Menyelami Sejarah Nusantara Perbesar

Ricek.ID – Pertemuan silaturahmi kebangsaan antara ulama muda eksentrik asal Kediri, Kyai Anom Agus Tuhfatun Nafi’ (Gus Nafik Kencong), dan Pemangku Adat Kesultanan Banjar, Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari, Andri fajar (KKB Muaro Jambi) serta Rombongan di Kraton Majapahit, Cipayung, Jakarta Timur, menyisakan cerita mendalam.

Agenda yang awalnya direncanakan sebagai ajang silaturahmi biasa pada Senin (6/7/2028) ini berubah jadi sebuah ruang diskusi kebudayaan tingkat tinggi yang penuh kejutan.

Kejutan tersebut hadir saat tokoh kunci sekaligus pendiri Kraton Majapahit Jakarta, Jenderal TNI (Purn.) Prof. AM Hendropriyono, secara tak terduga hadir di tengah-tengah pertemuan.

Mengetahui kehadiran dua figur penting yang mewakili simpul agama dan adat Nusantara tersebut, sang jenderal bintang empat langsung menyambut hangat dan membawa jalannya pertemuan ke tingkat yang lebih visioner.

Tidak ingin momentum berharga ini berlalu begitu saja, AM Hendropriyono langsung mengajak Gus Nafik, Sultan Yusuf, serta sang fasilitator M.Irfan Fajrianur untuk menyaksikan sebuah tayangan khusus. Ia mengajak rombongan menonton film dokumenter sejarah yang menggambarkan kejayaan kerajaan-kerajaan besar di Nusantara pada masa lampau.

Suasana di dalam ruang pemutaran film berlangsung khidmat. Visualisasi ketangguhan maritim, arsitektur, hingga sistem pemerintahan masa lalu seolah menghidupkan kembali memori kolektif tentang besarnya bangsa ini di masa lampau.

Usai pemutaran film, diskusi hangat pun mengalir. Di sinilah Hendropriyono memberikan wejangan budaya yang membuka cakrawala pemikiran. Ia merefleksikan kembali esensi dari ikrar “Satu Nusa, Satu Bahasa” yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia. Namun, beliau juga membedah sebuah realitas unik yang terjadi hari ini.

“Kita sepakat satu nusa, satu bahasa. Namun menariknya, bahasa yang kita gunakan sehari-hari saat ini ditulis menggunakan aksara Latin,” ujarnya memaparkan dinamika modernisasi literasi.

Lebih jauh, sang jenderal senior memaparkan isi film yang baru saja ditonton, yang banyak menampilkan visualisasi Bahasa Sansekerta. Mantan Kepala BIN ini menjelaskan bahasa kuno tersebut bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan akar dari banyak kosakata dan falsafah hidup bangsa Indonesia hari ini.

Hendropriyono juga membocorkan informasi penting saat ini, bahasa Sansekerta yang menyimpan rekam jejak peradaban Nusantara sedang menjadi objek penelitian intensif oleh para ahli di tingkat global. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya agar bahasa Sansekerta semakin diakui dunia sebagai salah satu bahasa ibu peradaban yang bernilai tinggi.

Gus Nafik Kencong tampak takzim menyerap setiap penjelasan ilmiah dan filosofis dari Pak Hendro. Sementara itu, Sultan Cevi Yusuf Isnendar mengamini bahwa riset mendalam terhadap bahasa Sansekerta dan sejarah Nusantara sangat krusial untuk mengangkat harkat martabat budaya Indonesia di panggung internasional.

Pertemuan tak terduga ini menjadi bukti nyata bahwa Kraton Majapahit Jakarta bukan sekadar replika fisik bangunan masa lalu. Di bawah naungan visi kebudayaan AM Hendropriyono, tempat ini telah menjelma menjadi ruang hidup—sebuah laboratorium kebudayaan tempat para ulama, pemangku adat, dan tokoh nasional duduk bersama merajut kembali masa lalu demi mengokohkan masa depan NKRI.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Gelar Pelatihan Pengelolaan Risiko Satwa Liar se-Asia Tenggara

4 November 2026 - 12:46 WIB

Satgas Pangan Polri Ungkap Produksi 525 Ton Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label

3 November 2026 - 19:30 WIB

Presiden Prabowo Bahas Langkah Strategis Penguatan Ketahanan Energi Nasional

3 November 2026 - 19:27 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Stabilitas Ekonomi hingga Efisiensi APBN

3 November 2026 - 19:25 WIB

Menko Perekonomian Pastikan Fundamental Ekonomi Indonesia Terjaga & Masih Kuat

3 November 2026 - 19:23 WIB

Pimpin Ratas, Presiden Prabowo Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

2 November 2026 - 19:38 WIB

Trending di NASIONAL