Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

NASIONAL · 6 Jul 2026 22:50 WIB

Silaturahmi Kebangsaan di Kraton Majapahit, Hendropriyono Ajak Gus Nafik & Sultan Banjar Menyelami Sejarah Nusantara


 Silaturahmi Kebangsaan di Kraton Majapahit, Hendropriyono Ajak Gus Nafik & Sultan Banjar Menyelami Sejarah Nusantara Perbesar

Ricek.ID – Pertemuan silaturahmi kebangsaan antara ulama muda eksentrik asal Kediri, Kyai Anom Agus Tuhfatun Nafi’ (Gus Nafik Kencong), dan Pemangku Adat Kesultanan Banjar, Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari, Andri fajar (KKB Muaro Jambi) serta Rombongan di Kraton Majapahit, Cipayung, Jakarta Timur, menyisakan cerita mendalam.

Agenda yang awalnya direncanakan sebagai ajang silaturahmi biasa pada Senin (6/7/2028) ini berubah jadi sebuah ruang diskusi kebudayaan tingkat tinggi yang penuh kejutan.

Kejutan tersebut hadir saat tokoh kunci sekaligus pendiri Kraton Majapahit Jakarta, Jenderal TNI (Purn.) Prof. AM Hendropriyono, secara tak terduga hadir di tengah-tengah pertemuan.

Mengetahui kehadiran dua figur penting yang mewakili simpul agama dan adat Nusantara tersebut, sang jenderal bintang empat langsung menyambut hangat dan membawa jalannya pertemuan ke tingkat yang lebih visioner.

Tidak ingin momentum berharga ini berlalu begitu saja, AM Hendropriyono langsung mengajak Gus Nafik, Sultan Yusuf, serta sang fasilitator M.Irfan Fajrianur untuk menyaksikan sebuah tayangan khusus. Ia mengajak rombongan menonton film dokumenter sejarah yang menggambarkan kejayaan kerajaan-kerajaan besar di Nusantara pada masa lampau.

Suasana di dalam ruang pemutaran film berlangsung khidmat. Visualisasi ketangguhan maritim, arsitektur, hingga sistem pemerintahan masa lalu seolah menghidupkan kembali memori kolektif tentang besarnya bangsa ini di masa lampau.

Usai pemutaran film, diskusi hangat pun mengalir. Di sinilah Hendropriyono memberikan wejangan budaya yang membuka cakrawala pemikiran. Ia merefleksikan kembali esensi dari ikrar “Satu Nusa, Satu Bahasa” yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia. Namun, beliau juga membedah sebuah realitas unik yang terjadi hari ini.

“Kita sepakat satu nusa, satu bahasa. Namun menariknya, bahasa yang kita gunakan sehari-hari saat ini ditulis menggunakan aksara Latin,” ujarnya memaparkan dinamika modernisasi literasi.

Lebih jauh, sang jenderal senior memaparkan isi film yang baru saja ditonton, yang banyak menampilkan visualisasi Bahasa Sansekerta. Mantan Kepala BIN ini menjelaskan bahasa kuno tersebut bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan akar dari banyak kosakata dan falsafah hidup bangsa Indonesia hari ini.

Hendropriyono juga membocorkan informasi penting saat ini, bahasa Sansekerta yang menyimpan rekam jejak peradaban Nusantara sedang menjadi objek penelitian intensif oleh para ahli di tingkat global. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya agar bahasa Sansekerta semakin diakui dunia sebagai salah satu bahasa ibu peradaban yang bernilai tinggi.

Gus Nafik Kencong tampak takzim menyerap setiap penjelasan ilmiah dan filosofis dari Pak Hendro. Sementara itu, Sultan Cevi Yusuf Isnendar mengamini bahwa riset mendalam terhadap bahasa Sansekerta dan sejarah Nusantara sangat krusial untuk mengangkat harkat martabat budaya Indonesia di panggung internasional.

Pertemuan tak terduga ini menjadi bukti nyata bahwa Kraton Majapahit Jakarta bukan sekadar replika fisik bangunan masa lalu. Di bawah naungan visi kebudayaan AM Hendropriyono, tempat ini telah menjelma menjadi ruang hidup—sebuah laboratorium kebudayaan tempat para ulama, pemangku adat, dan tokoh nasional duduk bersama merajut kembali masa lalu demi mengokohkan masa depan NKRI.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemerintah & DPR RI Sepakati Asumsi Ekonomi Makro dalam RAPBN 2027

2 September 2026 - 23:20 WIB

Sambut MTQ Nasional XXXI 2026, Jawa Tengah Siapkan Panggung hingga Ruang Penjurian

2 September 2026 - 23:18 WIB

Rapat Paripurna DPR RI, Destry Damayanti Disetujui sebagai Gubernur BI Periode 2026-2031

1 September 2026 - 21:38 WIB

Dorong Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Rancang Strategi Ekonomi & Fiskal 2027

1 September 2026 - 21:36 WIB

GMKI Perluas Ekosistem Digital, Gandeng AIM ASEAN untuk Pengembangan Kader & UMKM

29 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Debit Air Riam Kanan Tak Bertambah Dalam Sebulan, Penanganan Karhutla Jadi Perhatian

25 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Trending di HEADLINE