Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

ADVERTORIAL · 21 Jul 2026 18:37 WIB

Kenalkan Sejarah Revolusi Fisik Kalsel Kepada Pelajar, Museum Wasaka Gelar Lomba Mading 3D


 Kenalkan Sejarah Revolusi Fisik Kalsel Kepada Pelajar, Museum Wasaka Gelar Lomba Mading 3D Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdikbud Kalsel) melalui Museum Wasaka (Waja Sampai Ka Puting) kembali menggelar Lomba Majalah Dinding (Mading) 3D tingkat pelajar di Banjarmasin pada Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Revolusi Fisik Kalimantan Selatan” ini diikuti siswa dari 16 sekolah jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) dari tiga kabupaten/kota, yakni Banjarmasin, Banjarbaru, dan Barito Kuala.

Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hasanah, menyambut baik pelaksanaan Lomba Mading 3D tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas pelajar, tetapi juga sarana menanamkan rasa persatuan, memperkokoh integrasi, serta membuka ruang pertemuan dan diskusi antarsiswa.

“Selain itu, ajang ini juga bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan Museum Wasaka lebih dekat kepada generasi muda, khususnya sebagai pusat informasi sejarah revolusi fisik di Kalimantan Selatan,” katanya.

Hasanah mengatakan, melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya berkompetisi, tetapi juga dapat mengenal lebih dalam sejarah perjuangan dan revolusi fisik yang tersimpan di Museum Wasaka.

Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah dan budaya daerah penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta memiliki rasa bangga terhadap daerahnya.

“Paling tidak mereka bisa mengenal bagaimana revolusi fisik yang terjadi di Kalsel ini dari Museum Wasaka sendiri, dan mereka bisa menambah rasa bangganya terhadap budaya sendiri,” tambahnya.

Hasanah juga mendorong para pelajar di Kalsel untuk terus belajar serta mencintai kebudayaan lokal. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan budayanya.

Ia berharap pelajar Kalsel dapat tumbuh menjadi generasi yang kreatif, santun, sportif, dan berprestasi, sekaligus memiliki kepedulian terhadap sejarah serta budaya daerah.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tingkatkan Kapasitas & Keterampilan Komunikasi, PT PTK Gelar Pelatihan Jurnalistik

18 September 2026 - 13:35 WIB

Pemdes Keramat Sosialisasikan Perda Pengelolaan Dana

18 September 2026 - 13:30 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Terima Aspirasi Masyarakat, Pemkab Banjar Akan Segera Tindaklanjuti Tuntutan Warga Rantau Bakula

16 September 2026 - 20:08 WIB

Trending di ADVERTORIAL