Ricek.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin resmi buka kegiatan Public Hearing dan Jalan Sehat Pagi Serap Aspirasi di DPRD Kota Banjarmasin pada Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan diawali dengan Jalan Sehat bersama seluruh staf dan Anggota DPRD Kota Banjarmasin. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembagian bendera merah-putih kepada masyarakat, baik yang melintas di jalan maupun yang berada di warung makan.
Ichrom dalam rilis pada Minggu (2/8/2026) menyampaikan kehadiran Pemerintah Kota merupakan bentuk tindak lanjut instruksi Wali Kota.
“Kami berada di kegiatan Public Hearing berdasarkan instruksi Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR. Pada prinsipnya, Pemerintah Kota Banjarmasin sangat mengapresiasi kegiatan Public Hearing yang dilaksanakan oleh DPRD Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Public Hearing menghadirkan narasumber langsung dari UP3 PLN Banjarmasin, serta perwakilan dari Unit Lambung Mangkurat dan Unit A. Yani.
“Alhamdulillah kegiatannya berjalan lancar. Banyak sekali penjelasan terkait apa penyebab dari pemadaman bergilir, terus apa kompensasi yang bisa diterima oleh masyarakat,” kata Ichrom.
Dalam forum tersebut juga hadir Wakil Ketua 3 DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini, Dedy dari PLN UP3 Banjarmasin. dan Ketua Forum Kota (Forkot) Syarifudin Nisfuadi, S.H. yang mana Forkot sebelumnya telah melayangkan rencana gugatan terkait pemadaman bergilir ke terhadap PLN yang banyak merugikan warga.
Salah satu poin penting dari pemaparan narasumber adalah rencana penambahan pasokan listrik.
“Kalau untuk PLTD Trisakti, itu memang sudah ada rencana dari PLN Pusat untuk mendatangkan dari luar Pulau Kalimantan. Kalau tidak salah ada 40 Megawatt yang akan didatangkan, dan itu nanti akan memberikan tambahan energi listrik untuk Kota Banjarmasin,” jelas narasumber.
Pemko Banjarmasin menyatakan akan menindaklanjuti hasil Public Hearing, termasuk mempelajari opsi energi alternatif dan memastikan informasi terkait kompensasi bagi pelanggan terdampak disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.
Sumber : Prokom Banjarmasin













