Ricek.ID- Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Honda Beat dan mobil Daihatsu Gran Max terjadi di Jalan A Yani, Desa Tampang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (17/8/2026) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang yang berada di sepeda motor meninggal dunia.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sepeda motor Beat DA 2359 LAU dikendarai M, dengan membawa dua anaknya, H dan G. Sementara mobil Gran Max DA 8255 DD dikemudikan R.
Kedua kendaraan diketahui datang dari arah berlawanan. Mobil Gran Max bergerak dari arah Jorong menuju Pelaihari, sedangkan sepeda motor melaju dari arah Pelaihari menuju Jorong.
Belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai kronologi maupun penyebab pasti kecelakaan. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, kedua kendaraan kemudian terlibat tabrakan hingga menyebabkan pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka berat.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dan membantu proses evakuasi para korban.
Seorang penumpang sepeda motor berinisial G meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit H. Boejasin.
Sementara M dan H dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit H. Boejasin untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah sempat menjalani perawatan, M dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dialaminya.
Kepala Desa Sumber Mulya, Endro Suwarsono, mengatakan korban sebelumnya pernah tercatat sebagai warga Desa Sumber Mulya. Namun, korban telah pindah domisili ke Desa Kampung Baru, Kecamatan Pelaihari.
“Korban sebelumnya memang pernah tercatat sebagai warga Desa Sumber Mulya. Namun, sudah pindah domisili ke Desa Kampung Baru, Kecamatan Pelaihari. Setelah proses di rumah sakit selesai, jenazah keduanya dibawa ke rumah duka di Desa Sumber Mulya untuk dimakamkan,” ujar Endro Suwarsono.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi permukaan jalan dalam keadaan baik dengan karakter ruas yang menikung. Cuaca saat kecelakaan terjadi juga tampak cerah.
Peristiwa tersebut telah ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Unit Laka Polres Tanah Laut. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan kecelakaan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai dugaan pengemudi mengantuk maupun faktor lain yang menjadi penyebab kecelakaan. Karena itu, penyebab pasti peristiwa tersebut masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga konsentrasi, mengendalikan kecepatan, serta menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi jalan. Keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas dalam setiap perjalanan.













