Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 24 Agu 2026 09:39 WIB

Pantau Karhutla di Lahan Gambut Guntung Damar, Gubernur Kalsel : “Pemadaman Harus Tuntas”


 Pantau Karhutla di Lahan Gambut Guntung Damar, Gubernur Kalsel : “Pemadaman Harus Tuntas” Perbesar

Ricek.ID – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin kembali turun langsung memantau sekaligus membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pos Lapangan 1 Guntung Damar, Banjarbaru pada Minggu (23/8/2026).

Pemantauan tersebut dilakukan setelah sehari sebelumnya pemerintah daerah bersama unsur terkait meninjau kondisi karhutla di kawasan tersebut. Dari hasil pengecekan, Muhidin menemukan asap masih muncul dari sejumlah titik meski secara visual kondisi karhutla dinilai mulai berkurang.

Muhidin mengatakan, kondisi tersebut terjadi karena kawasan yang terbakar merupakan lahan gambut. Api yang terlihat sudah padam di permukaan ternyata masih menyisakan panas dan bara di dalam lapisan gambut.

“Setelah kami lihat dan tanahnya diambil, ternyata ini gambut dan di dalamnya masih panas. Masih ada bara,” ujar Gubernur saat berada di lokasi pemadaman.

Karena itu, Muhidin meminta seluruh petugas yang melakukan penyiraman dan mengoperasikan pompa agar memastikan titik yang terbakar benar-benar basah dan tidak lagi mengeluarkan asap.

“Kalau asap masih ada, berarti apinya masih keluar lagi. Jadi harus benar-benar dimatikan,” tegasnya.

Menurut Muhidin, upaya pemadaman akan terus diperkuat hingga kondisi kawasan benar-benar aman. Pengambilan air juga telah dilakukan dari saluran yang tersedia di sekitar lokasi untuk mendukung kebutuhan pemadaman.

Pemerintah Provinsi Kalsel juga menyiapkan dukungan pompa dalam jumlah besar. Bantuan sekitar 100 pompa dari pengusaha, 30 pompa dari Kementerian Pertanian dan 50 pompa dari Kementerian Pertahanan, ditambah sekitar 120 pompa milik BPBD Provinsi Kalsel, sehingga total mencapai sekitar 300 pompa.

Ratusan pompa tersebut direncanakan ditempatkan pada tiga titik prioritas, yakni sekitar 100 pompa di Guntung Damar, 100 pompa di Pengayuan dan 100 pompa di kawasan hutan lindung.

Muhidin menegaskan, penanganan karhutla harus dilakukan secara maksimal dalam beberapa hari ke depan agar bara di dalam gambut tidak kembali berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

“Kita harus bekerja ekstra. Sampai dua minggu ini harus kita hajar api yang ada di sini,” katanya.

Gubernur berharap kondisi karhutla di Kalsel segera semakin membaik dan tidak berkembang seperti kebakaran besar yang pernah terjadi pada 2015.

“Ini tidak separah tahun 2015. Mudah-mudahan jangan sampai terjadi seperti itu,” ujar Muhidin.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di 16 Lokasi Terdampak Kekeringan, Polres Banjar Siapkan Bantuan Bergilir

9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pemko Banjarbaru Tuntaskan Rangkaian Pasar Murah Bersubsidi di Lima Kelurahan

9 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Optimalkan PAD, TP2DD Banjar Dorong Perluasan Transaksi Digital

9 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Dinsos Kalsel Dorong Masyarakat Manfaatkan Layanan Perlinsos Digital

9 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kemenkop Perkuat Kapasitas Pengurus Koperasi, Diskop UKM Kalsel Apresiasi Literasi Perkoperasian

9 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Trending di ADVERTORIAL