Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Kab. Banjar · 18 Sep 2024 23:00 WIB

Demi Cegah Stunting, DKPP Banjar Sosialisasi Gemar Makan Ikan di Kaliukan


 KPP) Kabupaten Banjar menggelar Sosialisasi Gemar Makan Ikan (Gemarikan), Rabu (18/9/2024). foto-haris Perbesar

KPP) Kabupaten Banjar menggelar Sosialisasi Gemar Makan Ikan (Gemarikan), Rabu (18/9/2024). foto-haris

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menggelar Sosialisasi Gemar Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya mengurangi angka stunting, Rabu (18/9/2024).

Bertempat di kediaman Pambakal Desa Kaliukan, Kecamatan Astambul, sosialisasi dibuka Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Banjar, Hj Nurgita Tiyas.

“Mengonsumsi ikan adalah salah satu cara meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh, karena tinggi protein,” ucap Nurgita.

“Ulun (saya) minta pambakal dan jajaran hingga kader posyandu untuk menggalakkannya,” sambungnya.

Nurgita melanjutkan, ikan sangat penting untuk mengatasi keterhambatan tumbuh kembang anak-anak.

Ia meminta DKPP beserta jajaran pemerintah daerah bisa menciptakan program lain seperti ini, agar desa bisa mengadopsi dan menerapkannya.

“Saya pribadi sangat siap untuk datang memotivasi dan mengedukasi masyarakat, agar anak – anak bisa gemar makan ikan dan meningkatkan standar pendidikan anak usia dini,” kata Nurgita.

Kepala DKPP Banjar, Sipliansyah Hartani menjelaskan kegiatan gemar makan ikan ini adalah edukasi kepada masyarakat, khususnya untuk ibu-ibu yang mempunyai balita, ibu hamil, dan menyusui.

“Supaya mereka mengonsumsi makanan yang memenuhi syarat gizi dan vitamin. Kami menyasar ke desa-desa yang tingkat angka stuntingnya tinggi,” kata Sipli.

Ia berharap adanya edukasi ini masyarakat lebih mengutamakan makanan yang dapat membantu pertumbuhan balita maupun janin dalam kandungan.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Torehkan Prestasi di Kejurda Panahan Pelajar 2026, Nadhifa Tiandra Wahyudi Raih Dua Medali

10 Agustus 2026 - 19:47 WIB

DKUMPP Banjar Laksanakan Pembinaan & Pendampingan UMKM Inklusif Pengaron

10 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Satpol PP Terjunkan 71 Personel Amankan Banjar Bersholawat di Martapura

10 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Warga Desa Salat Makmur Alami Kekeringan, BPBD Banjar Kembali Salurkan Bantuan Air Bersih

9 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Kabupaten Banjar Berhasil Kawinkan Gelar Piala Gubernur Kalsel & Pangdam Cup XXII

9 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Hadapi Kekeringan & Serangan Tungro, Distan Banjar Andalkan Pertanian Modern PM-AAS

9 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Trending di ADVERTORIAL