Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

HUKUM · 28 Agu 2024 16:11 WIB

Diduga Tak Sesuai Master Plan, Penghuni Citra Land Keluhkan Jalan Sering Macet Gegara Sekolah Swasta


 Jalan di dalam Kompleks Citra Land. foto-istimewa Perbesar

Jalan di dalam Kompleks Citra Land. foto-istimewa

Warga penghuni Kompleks Citra Land Jl A Yani KM 7,8 Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar mengeluhkan padatnya lalu lintas di jalan komplek elite tersebut.

Pasalnya jalan Citra Land itu dimanfaatkan oleh sekolah swasta sebagai akses pulang pergi ke sekolah. Lokasi sekolah swasta itu di samping belakang Citra Land. Jenjangnya dari PAUD hingga SMU.

“Karena sering terjadi kemacetan, pengantar anak sekolah banyak yang mengemudikan mobil di atas kecepatan. Kenyaman tinggal di Citra Land sangat terganggu,” ujar Fauzan Ramon, salah satu warga yang memprotes.

Akibatnya pula, sesama penghuni yang tinggal di Citra Land juga terjadi pro dan kontra. “Padahal keputusan memilih tinggal di Citra Land adalah untuk mencari ketentraman dan ketenangan lingkungan,” ucap advokat senior itu.

Asal tahu saja, kata Fauzan Ramon, sekolahan tersebut murni bisnis. Pihaknya ingin mempertanyakan kepada Pemkab Banjar terkait master plan tata ruang Citra Land maupun sekolah tersebut.

“Kami menduga tidak sesuai dengan master plan. Ini perlu dilakukan evaluasi yang mendalam,” ungkapnya.

Semestinya, kata Fauzan Ramon, sekolahan swasta itu punya akses jalan sendiri, bukan menggunakan jalan Kompleks Citra Land.

Warga pun sudah melayangkan surat keberatan kepada Pemkab Banjar, DPRD Banjar, Pemprov Kalsel, pihak yayasan, hingga mejemen Citra Land tanggal 26 Agustus kemarin.

“Kami memohon kepada Pemkab Banjar dan DPRD untuk mengambil langkah dan kebijakan, untuk mengambil langkah konkrit yang saling tidak merugikan para pihak,” tuntasnya.

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

KPK Berhasil Selamatkan Rp2,23 Triliun Keuangan Daerah pada Semester I 2026

7 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Kejari Kotabaru Terima Pembayaran Denda Rp400 Juta dari Dua Terpidana Kasus Tambang Ilegal

5 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Terindikasi Digunakan untuk Judi Online, OJK Minta Perbankan Blokir 36.735 Rekening

5 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu Senilai Rp311 Miliar Jaringan Freddy Pratama

4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

2 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Tangani Kasus Korupsi Komisi Asuransi PT Pelni, KPK Tahan Empat Tersangka

1 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Trending di HUKUM