Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 7 Jul 2026 16:28 WIB

Dinilai Berpotensi Kurangi PAD, Wakil Ketua DPRD Banjar Soroti Kegiatan Pemkab di Luar Daerah


 Dinilai Berpotensi Kurangi PAD, Wakil Ketua DPRD Banjar Soroti Kegiatan Pemkab di Luar Daerah Perbesar

Ricek.ID – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora sampaikan kritik atas pelaksanaan Grand Final Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2026 yang berlangsung di Ballroom Grand Qin Hotel, Banjarbaru pada Sabtu (4/7/2026) kemarin.

Irwan Bora dalam rilis pada Selasa (7/7/2026) menilai kegiatan pemerintah daerah seharusnya diprioritaskan digelar di wilayah Kabupaten Banjar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia mengungkapkan dirinya sengaja tidak menghadiri acara tersebut meski telah menerima undangan resmi dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar.

“Saya memang menerima undangan, tetapi memilih tidak hadir karena kegiatan dilaksanakan di Banjarbaru. Akan lebih baik jika acara seperti ini digelar di Kabupaten Banjar agar memberikan dampak ekonomi bagi daerah sendiri,” ujarnya.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di luar daerah berpotensi mengurangi peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena perputaran ekonomi justru dinikmati oleh daerah lain.

Irwan mencontohkan pengalamannya saat menjabat Ketua KONI Kabupaten Banjar. Kala itu, ia menolak usulan pelaksanaan pelantikan di Banjarbaru karena ingin seluruh kegiatan organisasi tetap berlangsung di wilayah Kabupaten Banjar.

“Kalau kita ingin membangun daerah sendiri, komitmen itu harus dimulai dari internal. Jangan sampai kita justru membelanjakan anggaran di luar daerah,” katanya.

Irwan juga menilai alasan jarak tempuh yang relatif dekat antara Martapura dan Banjarbaru tidak dapat dijadikan dasar untuk memindahkan kegiatan ke luar wilayah Kabupaten Banjar.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD, Irwan meminta Pemerintah Kabupaten Banjar mengambil langkah tegas melalui kebijakan yang mengatur pelaksanaan kegiatan pemerintahan agar diprioritaskan di dalam daerah, selama sarana dan fasilitas yang tersedia masih memadai.

Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk menjaga perputaran ekonomi lokal sekaligus mendukung upaya pemerintah meningkatkan PAD.

“Jangan sampai kita di satu sisi berupaya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi di sisi lain justru mengalirkan potensi ekonomi ke daerah tetangga. Hal seperti ini perlu menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Hingga informasi ini disampaikan, pihak Disbudporapar Kabupaten Banjar belum memberikan keterangan resmi terkait kritik yang disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar tersebut.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

WKRI Kotabaru Jadi Pelaksana Pertemuan Rutin GOW, Angkat Tema Peran Perempuan Menjaga Lingkungan

7 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kafilah MTQ Ukir Prestasi Gemilang, Pemkab Kotabaru Serahkan Bonus & Kukuhkan Pengurus LPTQ 2025-2029

7 Juli 2026 - 18:55 WIB

Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 & Optimalkan Aplikasi I-DIS

7 Juli 2026 - 18:51 WIB

Matangkan Persiapan Kalsel Expo 2026, Disdag Inginkan Masyarakat Dapatkan Manfaat Ekonomi

7 Juli 2026 - 18:22 WIB

Pemprov Kalsel Luncurkan Layanan Transportasi Publik Shuttle Bus Perkantoran & Bus Listrik Di Harjad Ke-76

7 Juli 2026 - 18:19 WIB

Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Pemprov Kalsel Dorong Penguatan Industri Batu Mulia & Intan

7 Juli 2026 - 18:15 WIB

Trending di ADVERTORIAL