Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

EKOBIS · 8 Agu 2024 18:41 WIB

Gekrafs Kabupaten Banjar Bersama Generasi Muda Membangun Ekonomi Kreatif


 Gekrafs Kabupaten Banjar Bersama Generasi Muda Membangun Ekonomi Kreatif Perbesar

Dalam rangka 5 tahun Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), melaksanakan acara Menjaring Ekonomi Kreatif untuk Generasi Muda di Rumah Banjar, Teluk Selong, Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Pegiat Ekonomi Kreatif Kabupaten Banjar, Fahrani mengatakan untuk generasi muda sendiri, memiliki waktu lebih banyak menjalankan eksekusi ide dan gagasan ekonomi kreatif.

“Generasi muda atau Gen Z (Generasi yang lahir 1997 — 2012), dapat merealisasi ide ekonomi kreatif mereka dari belajar dulu hingga mengambil aksi nyata. Sekaligus ikut dalam organisasi ini, memberikan kemudahan untuk membangun bersama ekonomi kreatif,” ujarnya. Kamis (8/8/2024).

Ia pun menambahkan, dukungan pemerintah akan sangat membantu agar membangun ekonomi kreatif, khususnya di Kabupaten Banjar.

“Dukungan dalam kebijakan ya, misalnya pemerintah Kabupaten Banjar dalam acara atau hajatan. Tolong kebijakan nya mengutamakan produk lokal, seperti Kuliner Khas Banjar dan menggunakan tenaga ahli daerah sendiri. Kemudian, anak muda akan terlibat sehingga menciptakan siklus ekonomi yang kuat, dan membuka lapangan pekerjaan,” kata Fahrani juga sebagai Anggota DPRD Kalsel.

Senada, Ketua Gekrafs Kalimantan Selatan, Andi Fitri menjelaskan, ekonomi kreatif menjadi slogan di Gekrafs nasional karena hal ini adalah masa depan ekonomi Indonesia.

“Ekonomi kreatif pondasinya berdasarkan pada ide dan gagasan dari anak muda. Di Kabupaten Banjar sendiri, sumber daya dan ekosistem yang mendukung tumbuhnya ekonomi kreatif banyak sekali, seperti pariwisata hingga kuliner. Hal ini merupakan poin untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Ia pun melanjutkan, Gekrafs sendiri mendorong generasi muda melalui hobi dan sekitar mereka. Karena baginya, hal tersebut penuh dengan hal kreatif.

“Sehingga hobi mereka dapat menghasilkan secara ekonomi. Tentunya dalam acara hari ini dapat saling membagi pengetahuan, jaringan koneksi, output dimana mereka dapat menjual hasil produk kreatif, dan dengan siapa harus berkolaborasi. Dari sinilah mereka akan mengetahui bahwa peluang dalam 17 subsektor perekonomian sangatlah luas,” lanjutnya.

Menurut Gekrafs Kabupaten Banjar, ada 17 subsektor yang berpeluang besar dalam membangun ekonomi kreatif bersama generasi muda. Antara lain;

  1. Arsitektur
  2. Desain Interior
  3. Desain Komunikasi Visual
  4. Desain Produk
  5. Fashion
  6. Film, Animasi Video
  7. Fotografi
  8. Kriya
  9. Kuliner
  10. Musik
  11. Aplikasi
  12. Pengembangan Permainan
  13. Penerbitan
  14. Desain Periklanan
  15. Televisi & Radio
  16. Seni Pertunjukan
  17. Seni Rupa

Sementara itu, Ketua Gekrafs Kabupaten Banjar, Muhammad Ariyandra Abdullah melanjutkan, Rumah Banjar menjadi salah satu tempat forum untuk berbagi ide dan gagasan. Pasalnya, kesenian Kabupaten Banjar kental akan hal kreatifitas dalam pengembangan diri.

“Maka dari itu, Gekrafs sendiri sedang melestarikan peninggalan budaya Banjar. Anak muda yang kreatif di Kabupaten Banjar harus mengenal budaya dan sejarahnya,” imbuhnya.

Ia pun menambahkan, Gekrafs mempunyai banyak program bersama teman – teman pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Banjar.

“Kami akan memberikan wadah dan tempat kreatif kepada Gen Z, agar bisa saling bahu membahu untuk membangun ekonomi kreatif di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi Siap Dukung 200 Ribu Penonton MotoGP Mandalika

9 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemerintah Terbitkan Perpres 27/2026, Pengemudi Ojek Online Dapat Kepastian Hukum & Batas Biaya Platform 8 Persen

9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

8 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Kepercayaan & Lindungi Investasi

8 Oktober 2026 - 20:26 WIB

11 Proyek Hilirisasi Diluncurkan di IWIP, Investasi Kawasan Terus Diperluas

8 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Investasi IWIP Rp180 Triliun akan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Baru

8 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Trending di EKOBIS