Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

ADVERTORIAL · 29 Jul 2026 18:41 WIB

Genjot Peningkatan PAD, Pemkab Banjar Evaluasi Pengelolaan Retribusi Daerah


 Genjot Peningkatan PAD, Pemkab Banjar Evaluasi Pengelolaan Retribusi Daerah Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (BPKPAD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pengelolaan Retribusi Daerah dan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026, di Aula Barakat Martapura pada Rabu (29/7/2026).

Rakor dipimpin Sekda Banjar Yudi Andrea didampingi Kepala BPKPAD Nashrullah Shadiq dan Kabid Pengendalian dan Pengembangan Pendapatan Sukamto.

Sekda Yudi Andrea menegaskan PAD merupakan pilar utama dalam memperkuat struktur fiskal daerah. Optimalisasi retribusi dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan akan menentukan sejauh mana keberlanjutan dan kemandirian pembangunan di Kabupaten Banjar.

“Kita telah menyelesaikan siklus kinerja Triwulan II hingga 30 Juni 2026. Pertemuan hari ini merupakan momen krusial untuk melakukan evaluasi komprehensif, obyektif dan terukur,” ujarnya.

Langkah genjot PAD ini lanjut Yudi, dilatarbelakangi oleh kebijakan pemerintah pusat yang terus mendorong daerah agar tidak bergantung pada dana transfer. Terlebih, transfer alokasi dari pusat ke daerah yang diproyeksikan mengalami penurunan signifikan.

“Transfer daerah saat ini sangat berpengaruh. Pada tahun ini saja ada pengurangan sekitar 25%, dan proyeksi kita di tahun 2027 juga akan seperti itu. Oleh karena itu, pimpinan dan pemerintah pusat meminta daerah untuk lebih mandiri dalam mengelola keuangan dan memaksimalkan semua potensi pendapatan melalui PAD, baik retribusi maupun pajak,” jelasnya.

Memasuki anggaran paruh kedua tahun 2026, rapat koordinasi ini ditujukan untuk mengukur secara tujuan sejauh mana realisasi penerimaan retribusi dibandingkan target yang telah ditetapkan. Selain itu, forum ini menjadi wadah untuk menginventarisasi berbagai kendala teknis maupun regulasi yang dihadapi Perangkat Daerah dan BUMD di lapangan.

Seluruh Kepala Perangkat Daerah, Direktur BUMD, serta tim teknis diminta untuk berdiskusi secara terbuka, transparan dan berorientasi pada solusi nyata guna melahirkan inovasi konkret.

“Manfaatkan forum ini untuk berdiskusi secara terbuka dan transparan. Pastikan realisasi data dan laporan kendala yang dibawakan benar-benar menjadi acuan perbaikan kinerja kita ke depan untuk mencapai target ketertinggalan,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini melibatkan jajaran kepala SKPD, pimpinan BUMD, direktur rumah sakit, Kasubbag Keuangan, serta seluruh petugas teknis pengelola retribusi di lingkungan Pemkab Banjar.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tingkatkan Kapasitas & Keterampilan Komunikasi, PT PTK Gelar Pelatihan Jurnalistik

18 September 2026 - 13:35 WIB

Pemdes Keramat Sosialisasikan Perda Pengelolaan Dana

18 September 2026 - 13:30 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Terima Aspirasi Masyarakat, Pemkab Banjar Akan Segera Tindaklanjuti Tuntutan Warga Rantau Bakula

16 September 2026 - 20:08 WIB

Trending di ADVERTORIAL