Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

DAERAH · 3 Jul 2025 19:48 WIB

Pameran Keris Pusaka di Martapura Berakhir Khidmat, Kisah Ratusan Tahun Terungkap


 Pameran Keris Pusaka di Martapura Berakhir Khidmat, Kisah Ratusan Tahun Terungkap Perbesar

Riceknews.Id – Pameran keris pusaka di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Kabupaten Banjar, berakhir dengan nuansa khidmat pada hari terakhirnya. Acara ini menyuguhkan beragam koleksi keris berusia ratusan tahun yang menyimpan banyak kisah sejarah.

Humas Dewan Pimpinan Pusat Bidang Kesenian Wasi Pusaka Banua, Yudhi, menjelaskan bahwa keris Banjar yang dulu biasa digunakan masyarakat awam bernama Keris Sempana.

“Keris Sempana telah ada sejak empat ratus tahun yang lalu. Keris itu merupakan khas Banjar,” kata Yudhi, Kamis (3/7/2025).

Yudhi mengungkapkan, pahatan gagang (kumpang) keris serta kesenian dalam pembuatannya berasal dari Jawa. “Bukan menjiplak, tapi menjadi referensi dalam pembentukan dan pembuatan keris. Seperti di dalam keris itu ada namanya pamor (motif ukiran), keris Banjar berjenis tampalipat pamornya berada di bawah, sedangkan keris Jawa itu sebaliknya,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam pameran ini juga terdapat keris yang khusus digunakan oleh keluarga bangsawan, bernama Keris Sakunta.

“Keris Sakunta telah ada pada era Majapahit, bersamaan dengan Kesultanan Banjar saat itu,” tambahnya.

Proses pembuatan Keris Sakunta cukup memakan waktu lama. Para bangsawan bahkan akan menanggung kesejahteraan keluarga si pembuat keris tersebut. “Paling cepat pembuatannya itu satu tahun, dan ketika selesai mereka juga harus memberikan dua ekor sapi,” ujar Yudhi.

Yudhi mengungkapkan, Keris Sakunta itu pernah ditaksir senilai Rp200 juta. “Penawar saat itu juga sesama kolektor, tapi tidak kami jual,” katanya.

Pameran keris Banjar ini dilaksanakan selama dua hari, dengan suasana di hari terakhir yang terasa lebih khidmat dan tenang.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tingkatkan Kapasitas & Kompetensi Pengrajin, Dekranasda Banjarmasin Dorong Inovasi Sasirangan Pewarna Alam

10 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Torehkan Prestasi di Kejurda Panahan Pelajar 2026, Nadhifa Tiandra Wahyudi Raih Dua Medali

10 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Akan Perluas Operasi Pasar

10 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Sekda Banjarmasin Buka FGD Strategi Pengembangan Seni Budaya Islam

10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

DKUMPP Banjar Laksanakan Pembinaan & Pendampingan UMKM Inklusif Pengaron

10 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Wagub Kalsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dalam Tabligh Akbar di Sabilal Muhtadin

10 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL