Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

DAERAH · 3 Jul 2025 19:48 WIB

Pameran Keris Pusaka di Martapura Berakhir Khidmat, Kisah Ratusan Tahun Terungkap


 Pameran Keris Pusaka di Martapura Berakhir Khidmat, Kisah Ratusan Tahun Terungkap Perbesar

Riceknews.Id – Pameran keris pusaka di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Kabupaten Banjar, berakhir dengan nuansa khidmat pada hari terakhirnya. Acara ini menyuguhkan beragam koleksi keris berusia ratusan tahun yang menyimpan banyak kisah sejarah.

Humas Dewan Pimpinan Pusat Bidang Kesenian Wasi Pusaka Banua, Yudhi, menjelaskan bahwa keris Banjar yang dulu biasa digunakan masyarakat awam bernama Keris Sempana.

“Keris Sempana telah ada sejak empat ratus tahun yang lalu. Keris itu merupakan khas Banjar,” kata Yudhi, Kamis (3/7/2025).

Yudhi mengungkapkan, pahatan gagang (kumpang) keris serta kesenian dalam pembuatannya berasal dari Jawa. “Bukan menjiplak, tapi menjadi referensi dalam pembentukan dan pembuatan keris. Seperti di dalam keris itu ada namanya pamor (motif ukiran), keris Banjar berjenis tampalipat pamornya berada di bawah, sedangkan keris Jawa itu sebaliknya,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam pameran ini juga terdapat keris yang khusus digunakan oleh keluarga bangsawan, bernama Keris Sakunta.

“Keris Sakunta telah ada pada era Majapahit, bersamaan dengan Kesultanan Banjar saat itu,” tambahnya.

Proses pembuatan Keris Sakunta cukup memakan waktu lama. Para bangsawan bahkan akan menanggung kesejahteraan keluarga si pembuat keris tersebut. “Paling cepat pembuatannya itu satu tahun, dan ketika selesai mereka juga harus memberikan dua ekor sapi,” ujar Yudhi.

Yudhi mengungkapkan, Keris Sakunta itu pernah ditaksir senilai Rp200 juta. “Penawar saat itu juga sesama kolektor, tapi tidak kami jual,” katanya.

Pameran keris Banjar ini dilaksanakan selama dua hari, dengan suasana di hari terakhir yang terasa lebih khidmat dan tenang.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PLN dan LPKSM Borneo Kalimantan Perkuat Edukasi Digital bagi Pelaku UMKM

25 September 2026 - 19:29 WIB

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan 612 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 154 Liter MMEA

24 September 2026 - 19:15 WIB

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Kalsel Dorong Pengelolaan Geopark Meratus Berorentasi Pengembangan Pariwasata, Budaya & Penguatan Ekonomi

22 September 2026 - 21:56 WIB

Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman, Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi SSK

22 September 2026 - 21:53 WIB

Jaga Kestabilan Harga, Pemprov Kalsel Pantau Distrubusi Pangan di Daerah

22 September 2026 - 21:49 WIB

Trending di ADVERTORIAL