Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

Kab. Banjar · 2 Des 2024 15:55 WIB

Penanggulangan TBC di Bawah Standar, Pemkab Banjar Bentuk Tim Penanggulangan


 Pemkab Banjar gelar Pertemuan Pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC, di Hotel Rodhita Banjarbaru, Senin (2/12/2024). foto-MC Banjar Perbesar

Pemkab Banjar gelar Pertemuan Pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC, di Hotel Rodhita Banjarbaru, Senin (2/12/2024). foto-MC Banjar

Riceknews.Id – Penanggulangan penyakit Tuberkolosis (TBC) di Kabupaten Banjar masih di bawah standar nasional. Bupati Banjar, Saidi Mansyur, mengatakan pemerintah bertanggung jawab dalam meningkatkan kualitas penanggulangan penyakit TBC saat ini.

Dalam Pertemuan Pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC di Hotel Rodhita Banjarbaru itu, Saidi mengatakan stakeholder perlu bekerjasama dalam meningkatkan target penemuan kasus TBC di masyarakat.

“Serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan standar Kabupaten Banjar dengan upaya maksimal mendapatkan hasil baik. Supaya masyarakat tetap sehat, produktif, dan berdaya saing,” kata Saidi, Senin (2/12/2024) pagi.

Kemudian Saidi memaparkan tentang Penanggulangan TBC serta penetapan target dan strategi nasional eliminasi TBC 2030 di Indonesia. Sebab, TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius di Indonesia.

“Berdasarkan data Global TB Report 2023, Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah kasus TBC terbanyak di dunia, setelah India. Setiap tahun, diperkirakan terdapat 1.060.000 kasus TBC dan 134 ribu kematian akibat TBC di Indonesia,” paparnya.

Ia melanjutkan, penanganan TBC merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win dari pusat, salah satunya dengan skrining.

“Maka dari itu Kementerian Kesehatan akan meningkatkan deteksi terhadap pasien TBC. Saya berharap Kabupaten Banjar dapat mengejar target,” terangnya.

Lantas, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar, Yasna Khairina mengungkapkan capaian indikator penanggulangan penyakit TBC di Kabupaten Banjar 2024 masih di bawah standar nasional.

Data capaian target tersebut dari 10.001 orang, baru mencapai 8.379 atau 83,38 persen dari 100 persen.

“Stakeholder Kabupaten Banjar melalui tim akan dapat berperan optimal dan melakukan langkah efektif dengan strategi tepat dan jelas,” ungkap Yasna.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Disnakertrans Banjar Tekan Pengangguran Terbuka Melalui Peluang Kerja di Luar Negeri

13 Mei 2026 - 18:15 WIB

Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda, Dispersip Banjar Gelar Pembekalan Konten Kreatif

13 Mei 2026 - 18:10 WIB

Persiapkan Pengumuman & Pendaftaran Bacalon Pambakal, DPMD Banjar Gelar Rakor

13 Mei 2026 - 18:04 WIB

Gelar Sidak di Cindai Alus, Distan Banjar Pastikan Ratusan Sapi Layak Kurban

13 Mei 2026 - 17:53 WIB

Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes Banjar Intensifkan Pendampingan Posyandu

13 Mei 2026 - 17:48 WIB

Pembangunan Bendungan Riam Kiwa Dipercepat, Bupati Banjar Sampaikan Apresiasi

13 Mei 2026 - 17:42 WIB

Trending di ADVERTORIAL