Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

PERTANIAN · 4 Feb 2023 20:42 WIB

Pengembangan Kelengkeng Lokal Super di Mataraman


 Pengembangan Kelengkeng Lokal Super di Mataraman Perbesar

Kelengkeng menjadi salah satu komoditi perkebunan cukup menjanjikan dalam jangka panjang dan tanaman konservasi yang memiliki nilai tinggi dengan beberapa manfaat secara ekonomi.

Seperti di kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar, satu pohon Kelengkeng bisa dipanen hingga skala 40-50 Kg dalam jangka empat tahun.

Misrani, salah satu pembimbing petani Kayuh Baimbai dari P4S Patra Mandiri Simpang Empat menyebut, menanam kelengkeng berarti melanjutkan upaya konservasi sekaligus melestarikan perkebunan yang nantinya akan dikembangkan sebagai ‘model agro tourism’.

“Ini menjadi awal buat kami, khususnya Poktan Kayuh Baimbai untuk lebih berkembang. Kami juga ada para petani muda yang ikut bergerak bersama dalam menumbuh kembangkan sektor pertanian dan kewirausahaan secara keberlanjutan,” ucapnya.

Public Relations PT Banjar Bumi Persada (BBP) dan PT Mitra Agro Semesta (MAS) Nor Qomariyah menyebut, kelengkeng menjadi komoditi pilihan yang didukung oleh PT BBP-PT MAS, sebagai investasi jangka panjang yang lebih berkelanjutan. Sektor perkebunan dan pertanian menjadi tonggak ekonomi utama masyarakat terutama yang ada di sekitar area operasional pertambangan.

“Sejauh ini PT BBP dan PT MAS telah mensupport bidang pertanian dan perkebunan. Tak hanya bibit, namun juga support media tanam, bahkan kita juga telah mengakomodir lebih dari 100 petani di 6 desa untuk mengikuti program Sekolah Lapang Pertanian atau Farmer Field Schools (FFS) yang telah dimulai sejak Desember 2022, berkolaborasi dengan BappedaLitbang, Dinas Pertanian hingga Balai Penyuluh Pertanian di 3 kecamatan yakni Simpang Empat, Mataraman dan Cintapuri Darussalam”, imbuhnya.

Lebih jauh diungkapkan, PT BBP dan PT MAS memberikan 300 bibit kelengkeng lokal super dan bibit sayuran untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pelita Harapan yang juga mengembangkan demplot pertanian tanaman pangan lestari sebagai peningkatan nutrisi keluarga.

Ia menambahkan PT BBP dan PT MAS juga mengin-line-kan dengan program strategis nasional pertanian, dimana sektor pertanian menjadi tumpuan ekonomi Indonesia. 3 (Tiga) tahun pertanian dinilai berkontribusi terhadap pembangunan nasional mampu menaikkan PDB sebesar 16,24% (q to q) pada 2020 dan terus berlanjut pada 2022. Nilai Tukar Petani (NTP) terus membaik mencapai 109,0 pada Desember 2022 dan ekspor pertanian mencapai Rp.616, 35 Triliun, meningkat 36,2% (Kementan RI, 2023).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Siap Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kalsel Dukung Penuh Program Cetak Sawah 2026

7 Juni 2026 - 08:37 WIB

BPSPTPH Kalsel Dorong Modernisasi Pertanian melalui Sekolah Lapang Drone Pertanian

4 Juni 2026 - 20:10 WIB

Luas Tambah Tanam Padi di Kalsel Hingga Mei 2026 Tembus 244.873 Hektare

2 Juni 2026 - 19:56 WIB

Undang Pengelola SPPG, DPKP Kalsel Siapkan Pelatihan Penggunaan Test Kit Keamanan Pangan

2 Juni 2026 - 19:48 WIB

Pasokan Aman, Wamentan Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Nasional

28 Mei 2026 - 19:59 WIB

Bupati Kotabaru Panen Raya Padi di Pulau Laut Timur, Targetkan Kotabaru Jadi Lumbung Pangan

24 Mei 2026 - 16:26 WIB

Trending di DAERAH