Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

PERTANIAN · 4 Feb 2023 20:42 WIB

Pengembangan Kelengkeng Lokal Super di Mataraman


 Pengembangan Kelengkeng Lokal Super di Mataraman Perbesar

Kelengkeng menjadi salah satu komoditi perkebunan cukup menjanjikan dalam jangka panjang dan tanaman konservasi yang memiliki nilai tinggi dengan beberapa manfaat secara ekonomi.

Seperti di kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar, satu pohon Kelengkeng bisa dipanen hingga skala 40-50 Kg dalam jangka empat tahun.

Misrani, salah satu pembimbing petani Kayuh Baimbai dari P4S Patra Mandiri Simpang Empat menyebut, menanam kelengkeng berarti melanjutkan upaya konservasi sekaligus melestarikan perkebunan yang nantinya akan dikembangkan sebagai ‘model agro tourism’.

“Ini menjadi awal buat kami, khususnya Poktan Kayuh Baimbai untuk lebih berkembang. Kami juga ada para petani muda yang ikut bergerak bersama dalam menumbuh kembangkan sektor pertanian dan kewirausahaan secara keberlanjutan,” ucapnya.

Public Relations PT Banjar Bumi Persada (BBP) dan PT Mitra Agro Semesta (MAS) Nor Qomariyah menyebut, kelengkeng menjadi komoditi pilihan yang didukung oleh PT BBP-PT MAS, sebagai investasi jangka panjang yang lebih berkelanjutan. Sektor perkebunan dan pertanian menjadi tonggak ekonomi utama masyarakat terutama yang ada di sekitar area operasional pertambangan.

“Sejauh ini PT BBP dan PT MAS telah mensupport bidang pertanian dan perkebunan. Tak hanya bibit, namun juga support media tanam, bahkan kita juga telah mengakomodir lebih dari 100 petani di 6 desa untuk mengikuti program Sekolah Lapang Pertanian atau Farmer Field Schools (FFS) yang telah dimulai sejak Desember 2022, berkolaborasi dengan BappedaLitbang, Dinas Pertanian hingga Balai Penyuluh Pertanian di 3 kecamatan yakni Simpang Empat, Mataraman dan Cintapuri Darussalam”, imbuhnya.

Lebih jauh diungkapkan, PT BBP dan PT MAS memberikan 300 bibit kelengkeng lokal super dan bibit sayuran untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Pelita Harapan yang juga mengembangkan demplot pertanian tanaman pangan lestari sebagai peningkatan nutrisi keluarga.

Ia menambahkan PT BBP dan PT MAS juga mengin-line-kan dengan program strategis nasional pertanian, dimana sektor pertanian menjadi tumpuan ekonomi Indonesia. 3 (Tiga) tahun pertanian dinilai berkontribusi terhadap pembangunan nasional mampu menaikkan PDB sebesar 16,24% (q to q) pada 2020 dan terus berlanjut pada 2022. Nilai Tukar Petani (NTP) terus membaik mencapai 109,0 pada Desember 2022 dan ekspor pertanian mencapai Rp.616, 35 Triliun, meningkat 36,2% (Kementan RI, 2023).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hadapi El Nino, Produksi Pangan Nasional Tetap Aman & Surplus Terjaga

5 September 2026 - 21:04 WIB

Bapanas Sebut Penipuan Label Beras Fortifikasi Rugikan Rakyat

3 September 2026 - 20:22 WIB

Peringatan Hari Jadi Kalsel, Disbunnak Berikan Penghargaan Kepada Kelompok Tani Pekebun & Peternak Berprestasi

21 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Kejar Target Luas Tambah Tanam, Percepatan LTT Kalsel Terus Digenjot

20 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Sinkronkan Data Tanaman Pangan 2026, DPKP Kalsel Sebut Produksi Padi Capai 937 Ribu Ton

20 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Brigade Pangan Tani Modern Martapura Timur Tingkatkan Produktivitas Padi Ditengah Kemarau Panjang

14 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Trending di ADVERTORIAL