Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Kabupaten Kapuas · 30 Apr 2024 01:06 WIB

Ritual Laluhan dan Ngarunya Lengkapi Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kapuas


 Ritual Laluhan dan Ngarunya Lengkapi Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kapuas Perbesar

Momen perayaan hari jadi ke-218 kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Pemerintahan Kabupaten Kapuas menggelar serangkaian agenda dan kegiatan.

Dalam perayaan tahun 2024 kabupaten yang menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Tengah tersebut kembali menggelar ritual adat Laluhan dan ritual Karuya atau Ngarunya, Senin (29/4/2024), di mana tradisi ini menggambarkan kearifan lokal Suku Dayak Ngaju penduduk asli Kabupaten Kapuas.

Ritual adat Laluhan digelar dari kawasan rumah adat Betang Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, dan daerah aliran sungai atau DAS Kapuas serta dermaga pelabuhan Danumare Kecamatan Selat.

Ritual ini dikuti para pemimpin daerah,
Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Erlin Hardi, Sekda Kapuas Septedy dan Forkopimda serta para tokoh adat setempat.

Acara laluhan disaksikan ribuan pasang mata warga Kota Kuala Kapuas dari Dermaga Danau Mare.

Sementara Ritual Ngarunya dilaksanakan di halaman Rumah Jabatan Bupati, ritual dipimpin oleh seorang Damang Kepala Adat dan tokoh agama Hindu Kaharingan.

Kegiatan itu merupakan permohonan kepada Tuhan penguasa semesta berupa doa yang dipanjatkan oleh tetua adat setempat.

Ritual adat tersebut bertujuan agar pemimpin daerah dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan arif dan bijaksana sehingga masyarakat dapat hidup makmur sejahtera.

Setelah diadakan kedua ritual tersebut, Pj Bupati beserta tamu undangan melakukan pemotongan tumpeng atau yang biasa disebut Panginan Sukup Simpan yang merupakan makanan khas daerah Suku Dayak.

Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi menyampaikan, kegiatan Laluhan dan Ngarunya ini merupakan kekayaan budaya yang dimiliki daerah yang perlu dilestarikan sekaligus promosi pariwisata Kapuas  kepada masyarakat luas.

“Bagaimana nanti kebudayaan-kebudayaan kita di Kabupaten Kapuas ini bisa dilirik, bisa dilihat. Untuk kita kembangkan bisa kita perkenalkan kepada masyarakat luar,” kata Erlin Hardi.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hj Siti Saniah Wiyatno Ditetapkan sebagai Ibunda Guru Kapuas

24 April 2025 - 19:54 WIB

Bupati Kapuas Buka Konferensi PGRI, Harapkan Kepengurusan Solid dan Program Relevan

24 April 2025 - 19:50 WIB

Bupati Wiyatno: Dharma Santi Nyepi Eratkan Persaudaraan dalam Keberagaman

24 April 2025 - 15:52 WIB

Gong Ditabuh, Bupati Kapuas Buka Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung

23 April 2025 - 15:38 WIB

Laluhan dan Ritual Ngarunya Memukau di Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kapuas

22 April 2025 - 20:14 WIB

Bupati Kapuas Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sari Mulia, Instruksikan Bantuan Segera

21 April 2025 - 15:46 WIB

Trending di Kabupaten Kapuas