Kotabaru- Industri kreatif Kabupaten Kotabaru terus membuka peluang untuk memperluas pasar hingga tingkat nasional. Kali ini, pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Kotabaru bersiap membawa karya fesyen berbahan sasirangan dalam ajang Geprak Jogja: Trend Vague 2026 di Jogja City Mall, Yogyakarta.
Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8–12 November 2026. Delegasi Kotabaru akan melibatkan desainer, model lokal serta pelaku dari berbagai subsektor ekonomi kreatif.
Dalam kegiatan tersebut, Kotabaru berencana memperkenalkan produk fesyen berbahan sasirangan yang dikembangkan dengan sentuhan desain modern. Konsep tersebut diharapkan dapat memberikan tampilan yang lebih menarik sekaligus meningkatkan nilai jual produk lokal.
Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Kotabaru, Muhammad Basir, mengatakan keikutsertaan dalam ajang tersebut menjadi peluang bagi pelaku ekraf daerah untuk memperluas promosi dan memperkenalkan karya lokal ke pasar yang lebih luas.
“Kita ada wacana mengikuti kegiatan fashion show di Jogja City Mall, Yogyakarta, pada 8–12 November 2026. Kita juga mengajak teman-teman pelaku ekraf dan subsektor kreatif untuk ikut berpartisipasi,” kata Muhammad Basir, Selasa (6/10/2026).
Menurut Basir, produk sasirangan yang dibawa ke ajang tersebut akan dikemas dengan konsep yang lebih modern agar mampu menarik perhatian pasar di luar daerah.
“Kita akan mengangkat dan membawa produk-produk pakaian sasirangan yang dikemas lebih baik lagi,” ujarnya.
Ia berharap keikutsertaan Kotabaru dalam ajang fesyen tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar nasional.
Menurutnya, keterlibatan desainer, model dan pelaku dari berbagai subsektor ekraf juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
Basir turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kotabaru yang dinilai terus memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif.
“Terima kasih kepada Pemkab Kotabaru dan Dekranasda. Dukungan dari bidang event Dinas Pariwisata Kotabaru juga sangat luar biasa dalam menyuport kami,” tuturnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku ekraf, desainer, model dan berbagai subsektor kreatif dapat terus diperkuat.
Dengan kolaborasi tersebut, produk fesyen berbahan sasirangan dan karya kreatif lainnya dari Kotabaru diharapkan semakin dikenal di luar daerah serta memiliki peluang untuk bersaing di pasar nasional.













