Menu

Mode Gelap
DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel

DAERAH · 7 Jun 2026 08:37 WIB

Siap Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kalsel Dukung Penuh Program Cetak Sawah 2026


 Siap Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kalsel Dukung Penuh Program Cetak Sawah 2026 Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) nyatakan dukungan penuh terhadap program cetak sawah tahun 2026 yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Kalsel Muhidin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, saat menghadiri Rapat Koordinasi Kegiatan Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 Wilayah Kalimantan di Banjarbaru pada Sabtu (6/6/2026).

Ariadi Noor menegaskan Pemprov Kalsel siap mendukung penuh seluruh program nasional di sektor pertanian, khususnya kegiatan cetak sawah yang akan dilaksanakan di empat provinsi di Kalimantan, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

“Pemprov Kalimantan Selatan tentunya, sesuai arahan Gubernur H. Muhidin, sangat mendukung program nasional ini. Program cetak sawah memberikan ruang yang lebih luas dan terstruktur sehingga pelaksanaannya pada 2026 benar-benar dapat diwujudkan secara akuntabel hingga berhasil panen dan memberikan manfaat bagi petani serta masyarakat,” ujarnya.

Ariadi mengungkapkan, berdasarkan data Survei Investigasi dan Desain (SID) yang dipaparkan dalam rakor, Kalsel telah mencapai luasan 1.724,70 hektar. Capaian tersebut dinilai menjadi progres yang membanggakan dibandingkan daerah lain di Kalimantan.

“Progres Kalsel luar biasa. Ini merupakan prestasi yang patut kita banggakan dan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain di Kalimantan,” katanya.

Keberhasilan Kalsel dalam sektor pertanian semakin diperkuat dengan capaian surplus beras sebesar 1,2 juta ton pada tahun 2025. Atas capaian tersebut, Kalsel ditetapkan sebagai daerah percontohan dalam pengembangan sektor pangan nasional.

Untuk mempertahankan posisinya sebagai lumbung pangan utama penyangga Pulau Kalimantan, Pemprov Kalsel menargetkan peningkatan produksi beras menjadi 1,3 juta ton pada tahun 2026 melalui optimalisasi program cetak sawah rakyat seluas 30 ribu hektar serta pengembangan diversifikasi komoditas pangan lokal.

Sementara itu Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, mengatakan sebelum pelaksanaan konstruksi cetak sawah, seluruh pihak terkait telah mengikuti workshop penyusunan rencana kerja guna menyamakan persepsi dan memperkuat tata kelola pelaksanaan program.

“Inti dari workshop dan rapat koordinasi ini adalah memperkuat tata kelola pelaksanaan cetak sawah. Semua pihak, mulai dari penyedia, pengawas, perencana, TNI hingga dinas terkait harus memiliki satu persepsi dan satu mindset yang sama dalam melaksanakan program ini,” ujarnya.

Hermanto menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan dokumen Survei Investigasi dan Desain (SID) yang telah disusun. Menurutnya, seluruh pekerjaan konstruksi harus mengacu pada dokumen tersebut tanpa adanya pengurangan spesifikasi maupun perubahan yang tidak sesuai perencanaan.

Ia juga mengingatkan seluruh penyedia jasa dan pelaksana agar konsisten antara dokumen penawaran dengan kondisi nyata di lapangan, termasuk terkait jumlah alat berat maupun sumber daya yang telah disampaikan dalam proses pengadaan.

“Kita harus memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan. Tidak ada kompromi terhadap ketidaksesuaian antara dokumen dan pelaksanaan di lapangan. Pengawasan harus dilakukan secara ketat agar target yang ditetapkan dapat tercapai,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Penyediaan Lahan Geloria Merry Karolina Br. Ginting menyampaikan target SID yang menjadi tanggung jawab Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas II Banjarbaru untuk wilayah Kalimantan mencapai 16.450,95 hektar yang meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Dari luasan tersebut, sebanyak 14.726,25 hektar akan dilaksanakan melalui mekanisme swakelola. Secara keseluruhan terdapat 15 paket pekerjaan konstruksi yang akan dikerjakan melalui mekanisme penyedia maupun swakelola.

Berdasarkan hasil Workshop Penyusunan Rencana Kerja Pelaksanaan Konstruksi Cetak Sawah yang berlangsung pada 4–5 Juni 2026, sebanyak 11 paket pekerjaan telah menyelesaikan penyusunan rencana kerja sebagai pedoman pelaksanaan di lapangan.

Rangkaian kegiatan rapat koordinasi juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk dukungan dalam menyukseskan program cetak sawah tahun 2026 di wilayah Kalimantan.

“Melalui komitmen tersebut, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat antarinstansi, dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan, serta percepatan penyelesaian berbagai kendala teknis dan administratif guna memastikan seluruh target program dapat tercapai sesuai rencana,” tukasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kemarau Ancam 330 Hektare Sawah di Kabupaten Banjar, Petani Usul Sumur Bor Cegah Gagal Panen

1 Agustus 2026 - 11:54 WIB

DKUMPP Bersama Dekranasda Kabupaten Banjar Gelar Pelatihan Menjahit Tahun 2026

31 Juli 2026 - 19:25 WIB

Tiga Wirausaha Muda Asal Kabupaten Banjar Berhasil Raih Penghargaan WMP di Tingkat Provinsi

31 Juli 2026 - 19:22 WIB

Dinsos Kalsel Gelar Anjangsana ke Mantan Gubernur & Wagub pada Peringatan Harjad ke-76

31 Juli 2026 - 19:19 WIB

Lintasan Atletik Rampung, Dinas PUPR Kalsel Serahkan Pengelolaan Stadion 17 Mei Banjarmasin kepada Dispora

31 Juli 2026 - 19:17 WIB

Berhasil Cetak Talenta Unggul, Pemilihan Wirausaha Muda Berprestasi Kalsel 2026 Berlangsung Sukses

31 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trending di ADVERTORIAL