Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Tanah Laut · 7 Mar 2026 19:44 WIB

Tanah Laut Dicanangkan Jadi Sentra Jagung Kalsel untuk Penuhi Kebutuhan Pakan Ternak Nasional


 Tanah Laut Dicanangkan Jadi Sentra Jagung Kalsel untuk Penuhi Kebutuhan Pakan Ternak Nasional Perbesar

Tanah Laut, Ricek.ID – Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan industri jagung. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mencanangkan Kabupaten Tanah Laut sebagai sentra produksi jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di wilayah Indonesia bagian tengah yang mencapai sekitar 300 ribu ton per tahun.

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, mengatakan upaya tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, serta sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Inhutani dan PTPN.

Menurutnya, sinergi lintas sektor ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan lahan yang masih tersedia agar lebih produktif.

Hal itu disampaikan Rosyanto saat meninjau kegiatan penanaman jagung di lahan seluas 10 hektare di Kelurahan Banyu Irang, Kabupaten Tanah Laut.

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan.

Ia menjelaskan bahwa potensi lahan yang tersedia di wilayah tersebut mencapai lebih dari 10.000 hektare. Namun hingga saat ini, luas lahan yang sudah ditanami jagung baru sekitar 1.000 hektare.

“Artinya ruang untuk pengembangan masih sangat luas,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Polri bersama pemerintah daerah kini mendorong pembukaan akses bagi kelompok tani agar dapat memanfaatkan lahan-lahan yang belum produktif. Selain itu, pemanfaatan kawasan perhutanan sosial juga didorong agar dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Melalui pengembangan kawasan ini, Tanah Laut diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penopang utama produksi jagung nasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di wilayah Indonesia bagian tengah.

Pewarta: Rachman

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

90 Persen Perusahaan Sawit Telah Naikkan Harga TBS di Tingkat Petani

18 Juni 2026 - 16:49 WIB

Siap Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kalsel Dukung Penuh Program Cetak Sawah 2026

7 Juni 2026 - 08:37 WIB

BPSPTPH Kalsel Dorong Modernisasi Pertanian melalui Sekolah Lapang Drone Pertanian

4 Juni 2026 - 20:10 WIB

Luas Tambah Tanam Padi di Kalsel Hingga Mei 2026 Tembus 244.873 Hektare

2 Juni 2026 - 19:56 WIB

Undang Pengelola SPPG, DPKP Kalsel Siapkan Pelatihan Penggunaan Test Kit Keamanan Pangan

2 Juni 2026 - 19:48 WIB

Pasokan Aman, Wamentan Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Nasional

28 Mei 2026 - 19:59 WIB

Trending di EKOBIS