Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

ADVERTORIAL · 31 Jul 2026 07:43 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Sekda Banjar Dorong Inovasi Jadi Budaya Kerja di Seluruh Perangkat Daerah


 Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Sekda Banjar Dorong Inovasi Jadi Budaya Kerja di Seluruh Perangkat Daerah Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar terus perkuat budaya inovasi sebagai fondasi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Inovasi Daerah Tahun 2026, di Ballroom Bukit Bintang Park and Resort, Kecamatan Karang Intan pada Kamis (30/7/2026).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar Yudi Andrea yang menegaskan inovasi telah menjadi kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan, seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, efektif dan adaptif terhadap berbagai tantangan pembangunan.

“Inovasi saat ini bukan lagi menjadi pilihan, tetapi telah menjadi kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Masyarakat mengharapkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, transparan, efektif dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah harus mampu menghadirkan solusi yang kreatif melalui inovasi sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” ujar Yudi.

Sekda menjelaskan, komitmen Pemkab Banjar dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan telah diperkuat melalui Peraturan Bupati Banjar Nomor 16 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Inovasi Daerah. Regulasi tersebut menjadi pijakan dalam mewujudkan semangat “One Innovation One Agency” atau “Satu Perangkat Daerah Satu Inovasi”, di mana setiap perangkat daerah didorong menghasilkan sedikitnya satu inovasi yang berdampak nyata, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan maupun kinerja organisasi.

Menurut Yudi, inovasi tidak boleh berhenti pada beberapa perangkat daerah yang telah berhasil melahirkan terobosan, tetapi harus tumbuh menjadi budaya kerja yang mengakar di seluruh organisasi perangkat daerah.

“Inovasi tidak bisa hanya berkembang pada beberapa perangkat daerah, tetapi harus menjadi budaya kerja di seluruh organisasi perangkat daerah. Karena itu, saya mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah untuk terus mendorong lahirnya inovasi dan memastikan setiap inovasi didukung, dikembangkan serta dipertahankan keberlanjutannya,” tegasnya.

Sekda juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan secara optimal. Selain memperkaya pemahaman mengenai tata kelola inovasi daerah, partisipasi aktif peserta menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas inovasi sekaligus menjadi salah satu persyaratan memperoleh e-sertifikat.

Sementara itu Kepala Bapperida Kabupaten Banjar Anna Rosida Santi mengatakan bimtek tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Inovasi Daerah yang Berkualitas melalui Pemenuhan Data Dukung, Penguatan Strategi Pencapaian Innovative Government Award dan Pelindungan Hak Kekayaan Intelektual”.

Menurut Anna, kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam mengelola inovasi secara lebih sistematis dan terukur, mulai dari pemenuhan indikator penilaian, penyusunan data dukung, hingga proses penginputan inovasi ke dalam sistem yang telah disediakan pemerintah pusat.

Selain meningkatkan pemahaman teknis, bimtek juga diharapkan mampu memperkuat kesiapan Kabupaten Banjar dalam meningkatkan capaian Indeks Inovasi Daerah sekaligus memperbesar peluang meraih prestasi pada ajang Innovative Government Award (IGA).

“Semoga kegiatan ini mampu menghasilkan langkah-langkah nyata dalam meningkatkan kualitas inovasi daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Banjar yang semakin maju, inovatif, dan berdaya saing,” harap Anna.

Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Arzad Sectio. Ia menyampaikan materi mengenai strategi penguatan inovasi daerah melalui pemenuhan data dukung Indeks Inovasi Daerah.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

DKUMPP Bersama Dekranasda Kabupaten Banjar Gelar Pelatihan Menjahit Tahun 2026

31 Juli 2026 - 19:25 WIB

Tiga Wirausaha Muda Asal Kabupaten Banjar Berhasil Raih Penghargaan WMP di Tingkat Provinsi

31 Juli 2026 - 19:22 WIB

Dinsos Kalsel Gelar Anjangsana ke Mantan Gubernur & Wagub pada Peringatan Harjad ke-76

31 Juli 2026 - 19:19 WIB

Lintasan Atletik Rampung, Dinas PUPR Kalsel Serahkan Pengelolaan Stadion 17 Mei Banjarmasin kepada Dispora

31 Juli 2026 - 19:17 WIB

Berhasil Cetak Talenta Unggul, Pemilihan Wirausaha Muda Berprestasi Kalsel 2026 Berlangsung Sukses

31 Juli 2026 - 19:13 WIB

Melesat ke 25 Besar Nasional, Pelayanan Investasi Banjarbaru Raih Predikat “Sangat Baik”

31 Juli 2026 - 17:39 WIB

Trending di Banjarbaru