Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

ADVERTORIAL · 31 Jul 2026 07:43 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Sekda Banjar Dorong Inovasi Jadi Budaya Kerja di Seluruh Perangkat Daerah


 Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Sekda Banjar Dorong Inovasi Jadi Budaya Kerja di Seluruh Perangkat Daerah Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar terus perkuat budaya inovasi sebagai fondasi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Inovasi Daerah Tahun 2026, di Ballroom Bukit Bintang Park and Resort, Kecamatan Karang Intan pada Kamis (30/7/2026).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar Yudi Andrea yang menegaskan inovasi telah menjadi kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan, seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, efektif dan adaptif terhadap berbagai tantangan pembangunan.

“Inovasi saat ini bukan lagi menjadi pilihan, tetapi telah menjadi kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Masyarakat mengharapkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, transparan, efektif dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah harus mampu menghadirkan solusi yang kreatif melalui inovasi sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” ujar Yudi.

Sekda menjelaskan, komitmen Pemkab Banjar dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan telah diperkuat melalui Peraturan Bupati Banjar Nomor 16 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Inovasi Daerah. Regulasi tersebut menjadi pijakan dalam mewujudkan semangat “One Innovation One Agency” atau “Satu Perangkat Daerah Satu Inovasi”, di mana setiap perangkat daerah didorong menghasilkan sedikitnya satu inovasi yang berdampak nyata, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan maupun kinerja organisasi.

Menurut Yudi, inovasi tidak boleh berhenti pada beberapa perangkat daerah yang telah berhasil melahirkan terobosan, tetapi harus tumbuh menjadi budaya kerja yang mengakar di seluruh organisasi perangkat daerah.

“Inovasi tidak bisa hanya berkembang pada beberapa perangkat daerah, tetapi harus menjadi budaya kerja di seluruh organisasi perangkat daerah. Karena itu, saya mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah untuk terus mendorong lahirnya inovasi dan memastikan setiap inovasi didukung, dikembangkan serta dipertahankan keberlanjutannya,” tegasnya.

Sekda juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan secara optimal. Selain memperkaya pemahaman mengenai tata kelola inovasi daerah, partisipasi aktif peserta menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas inovasi sekaligus menjadi salah satu persyaratan memperoleh e-sertifikat.

Sementara itu Kepala Bapperida Kabupaten Banjar Anna Rosida Santi mengatakan bimtek tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Inovasi Daerah yang Berkualitas melalui Pemenuhan Data Dukung, Penguatan Strategi Pencapaian Innovative Government Award dan Pelindungan Hak Kekayaan Intelektual”.

Menurut Anna, kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam mengelola inovasi secara lebih sistematis dan terukur, mulai dari pemenuhan indikator penilaian, penyusunan data dukung, hingga proses penginputan inovasi ke dalam sistem yang telah disediakan pemerintah pusat.

Selain meningkatkan pemahaman teknis, bimtek juga diharapkan mampu memperkuat kesiapan Kabupaten Banjar dalam meningkatkan capaian Indeks Inovasi Daerah sekaligus memperbesar peluang meraih prestasi pada ajang Innovative Government Award (IGA).

“Semoga kegiatan ini mampu menghasilkan langkah-langkah nyata dalam meningkatkan kualitas inovasi daerah, memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Banjar yang semakin maju, inovatif, dan berdaya saing,” harap Anna.

Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Arzad Sectio. Ia menyampaikan materi mengenai strategi penguatan inovasi daerah melalui pemenuhan data dukung Indeks Inovasi Daerah.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tingkatkan Kapasitas & Keterampilan Komunikasi, PT PTK Gelar Pelatihan Jurnalistik

18 September 2026 - 13:35 WIB

Pemdes Keramat Sosialisasikan Perda Pengelolaan Dana

18 September 2026 - 13:30 WIB

Rapat Koordinasi Karhutla Bersama Forkopimda Kalsel, Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

17 September 2026 - 20:02 WIB

Wagub Kalsel Hadiri Seminar Kebangsaan & Kuliah Perdana IAI KHAS Al-Arsyadi Kandangan

16 September 2026 - 21:47 WIB

Sambangi Korban Kapal Virgo Transport 8, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Uang Pribadi

16 September 2026 - 21:41 WIB

Terima Aspirasi Masyarakat, Pemkab Banjar Akan Segera Tindaklanjuti Tuntutan Warga Rantau Bakula

16 September 2026 - 20:08 WIB

Trending di ADVERTORIAL