Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

Pemprov Kalsel · 27 Jun 2025 22:10 WIB

Kalsel Jajaki Partisipasi di China-ASEAN Expo 2025, Targetkan Perluas Pasar dan Investasi


 Kalsel Jajaki Partisipasi di China-ASEAN Expo 2025, Targetkan Perluas Pasar dan Investasi Perbesar

Riceknews.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah mematangkan rencana keikutsertaan dalam China-ASEAN Expo (CAEXPO) dan China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS) 2025 yang akan diselenggarakan di Nanning, Tiongkok. Pj. Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, memimpin rapat pembahasan tersebut di ruang rapat H. Aberani Sulaiman Kantor Gubernur, Banjarbaru, Kamis (26/6/2025).

Pj Sekdaprov Syarifuddin didampingi Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan, yang bertindak sebagai moderator dialog. CAEXPO ke-22 ini dijadwalkan berlangsung di Nanning International Convention and Exhibition Centre, Tiongkok, pada 17 hingga 21 September 2025.

Hadir sebagai penyaji materi adalah Senior Associated PT Pandu Arjuna Indonesia, Rudy Lesmana, dan Analis Perdagangan Ahli Muda sekaligus koordinator CAEXPO 2025, Ekawiyati.

Peluang Besar untuk UMKM dan Pariwisata

Rudy Lesmana menjelaskan bahwa CAEXPO 2025 merupakan ajang penting bagi pelaku usaha dari Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya untuk memperluas pasar mereka di Tiongkok. CAEXPO dan CABIS 2025, yang bertema teknologi, bertujuan memfasilitasi kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN, serta memberikan kesempatan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar.

Partisipasi Indonesia dalam CAEXPO dan CABIS 2025 akan didukung penuh oleh Kementerian Perdagangan dan pihak terkait lainnya. Pelaku usaha Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menjajaki pasar Tiongkok, membangun hubungan bisnis, dan mempromosikan produk mereka.

Menurut Rudy, ajang ini juga dapat menjadi sarana promosi pariwisata Kalsel ke Tiongkok, mengingat potensi kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia tergolong besar. Selain itu, CAEXPO bisa menjadi wadah untuk mencari investor di bidang konstruksi, infrastruktur, perkebunan, dan sektor lainnya.

Jika Kalsel berpartisipasi, stand di commodity hall gate akan menampilkan nuansa khas daerah. Rapat dan diskusi ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari lingkup Pemprov Kalsel, pejabat dinas terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalsel, Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Pj Sekdaprov mempersilakan pihak yang ingin berpartisipasi untuk melanjutkan komunikasi langsung dengan pihak penyelenggara guna menanyakan hal-hal yang dianggap penting.

Pertemuan tersebut juga membahas rencana penyelenggaraan Kalsel Expo 2025 yang dijadwalkan pada 10-15 Agustus 2025 di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Serahkan Sertifikat Tanah bagi MBR, Wamen ATR/BPN Sebut Telah Terbitkan 3.154 Sertifikat di Kalsel

2 September 2026 - 22:54 WIB

Serahkan 40 Sertifikat Tanah MBR, Komisi II DPR RI Dorong Kepastian Hukum Sebelum Bedah Rumah

2 September 2026 - 22:52 WIB

Melalui Program LSDP, Komisi II DPR RI Dorong Pengelolaan Sampah di Kalsel

2 September 2026 - 22:49 WIB

Komisi II DPR RI Pastikan Pengamanan Aset Daerah & Program LSDP Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

2 September 2026 - 22:45 WIB

Dinas PUPR Kalsel Salurkan 8 Unit Pembangunan Tangki Septik ke Desa Baringin A Dukung Sanitasi Sehat

2 September 2026 - 22:43 WIB

Catat 2.332 Kejadian Karhutla, BPBD Kalsel Sebut Luas Terdampak 12.339,74 Hektare

2 September 2026 - 22:41 WIB

Trending di ADVERTORIAL