Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 9 Jul 2026 14:00 WIB

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu


 Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu Perbesar

Ricek.ID – Dalam upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru membentuk Tim Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Kesehatan Reproduksi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kotabaru pada Kamis (9/7/2026)

Acara berlangsung di ruang Koordinasi Bapperida Kotabaru ini dihadiri oleh perwakilan lintas sektor terkait mulai dari Diskominfo, Dinas Kesehatan (Dinkes), DPPPAPPKB, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan hingga mitra kesehatan dengan harapan menjadi penggerak utama dalam menyelaraskan program, kebijakan, dan anggaran lintas sektor terkait kesehatan ibu dan reproduksi.

Pembentukan tim ini merupakan langkah strategis Pemkab Kotabaru untuk memastikan setiap perencanaan dan penganggaran program kesehatan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terintegrasi dan tepat sasaran.

Kabid Perencanaan Sosial Budaya Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Rakhmawaty, menyampaikan pembentukan Tim Koordinasi ini bertujuan untuk mengakormodir dan mengintegrasikan perencanaan terkait dengan penganggaran. Dengan terbentuknya tim ini, upaya percepatan penurunan AKI di Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan terkoordinir.


‎
“‎Kita semua tahu, dalam beberapa tahun terakhir Kotabaru masuk dalam tiga besar AKI tertinggi di tingkat provinsi. Untuk itu, melalui tim ini kita berharap tren Angka Kematian Ibu di Kabupaten Kotabaru dapat terus menurun,” ungkapnya.
‎
“Mari kita kuatkan komitmen bersama demi terwujudnya pelayanan kesehatan ibu yang lebih baik,” lanjut Rakhmawaty.

Kepala Dinkes yang diwakilkan Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Akhmad Saleh dalam sambutannya menyampaikan harapan agar tren AKI di Kabupaten Kotabaru dapat menurun dengan dibentuknya Tim Koordinasi ini. Dalam 2 tahun terakhir, Kotabaru berada di urutan pertama AKI tertinggi dan selalu menjadi sorotan.

“Berbagai upaya telah dilakukan Dinas Kesehatan, seperti pelibatan dokter spesialis tidak hanya di rumah sakit rujukan, tetapi juga di puskesmas untuk penanganan ibu hamil,” ucapnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Karhutla, Gubernur Kalsel Gagas Pembangunan Embung Mini di Kawasan Pengembangan Program Pangan

19 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Gubernur Kalsel Sambut Kunjungan KSAD & Kepala BNPB, Tinjau Kawasan Karhutla & Serahkan Usulan Bantuan

19 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dorong Kampung Purun Jadi Wisata Edukasi, Pemko Banjarbaru Godok Rencana Pembangunan Sentra UMKM

19 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Profesor Husaini : Asap Karhutla Bukan Kutukan Alam, tetapi Alarm Krisis Lingkungan

19 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Renovasi Rampung, Wali Kota Banjarbaru Resmikan Wajah Baru TPA Darul Falah Cempaka

19 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Dorong Masyarakat Cerdas Menyaring Informasi, Pemko Buka Festival Literasi Banjarbaru 2026

19 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL