Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 10 Agu 2026 19:46 WIB

Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Akan Perluas Operasi Pasar


 Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Akan Perluas Operasi Pasar Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus perkuat langkah antisipatif dalam mengendalikan inflasi daerah melalui operasi pasar, pemantauan harga kebutuhan pokok, hingga pengawasan distribusi bahan pangan dan bahan bakar minyak.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Provinsi Kalsel, Adi Santoso, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Command Center Kalsel, Banjarbaru pada Senin (10/8/2026).

Adi mengatakan, langkah pengendalian inflasi dilakukan menindaklanjuti arahan Gubernur Kalsel Muhidin kepada sejumlah instansi terkait agar segera mengambil langkah antisipatif terhadap perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

“Untuk penanganan pengendalian inflasi Kalimantan Selatan sebagaimana arahan Bapak Gubernur kepada beberapa instansi terkait untuk segera melakukan langkah-langkah antisipatif,” ujarnya.

Menurut Adi, Dinas Perdagangan Kalsel telah melakukan sejumlah kegiatan operasi pasar sekaligus pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat. Upaya tersebut juga diperkuat melalui koordinasi lintas sektor, termasuk Satgas Pangan yang secara rutin melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mencegah adanya spekulasi yang dapat memengaruhi harga di pasaran.

Selain menjaga harga, pemerintah juga memperhatikan aspek ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM). Hal ini penting untuk memastikan kelancaran transportasi dalam mendistribusikan kebutuhan pokok hingga ke daerah-daerah pelosok.

“Distribusi bahan bakar minyak dipastikan sehingga transportasi untuk angkutan kebutuhan pokok bisa sampai ke daerah pelosok dengan harga yang stabil,” jelasnya.

Pada hari yang sama, Gubernur Kalsel Muhidin juga memimpin langsung kegiatan pasar murah atau operasi pasar di Barabai. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memastikan komoditas yang mengalami keterbatasan atau kelangkaan tetap tersedia bagi masyarakat.

Adi berharap dukungan anggaran terhadap kegiatan operasi pasar dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaannya dapat diperluas ke lebih banyak wilayah di Kalsel.

“Mudah-mudahan kegiatan operasi pasar pemerintah ini didukung anggaran yang cukup sehingga semakin banyak titik-titik pelaksanaan operasi pasar bisa dilaksanakan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

PLN dan LPKSM Borneo Kalimantan Perkuat Edukasi Digital bagi Pelaku UMKM

25 September 2026 - 19:29 WIB

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan 612 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 154 Liter MMEA

24 September 2026 - 19:15 WIB

HUT ke-81 TNI, Lanal Kotabaru Bagikan Sembako kepada Masyarakat

24 September 2026 - 15:04 WIB

Dengarkan Suara Pelanggan, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan ICONNET

23 September 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Trending di HEADLINE