Menu

Mode Gelap
Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi

DAERAH · 27 Agu 2026 09:47 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan


 Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut menyampaikan imbauan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di tengah kabut asap, Kamis (27/8/2026). Foto:Hadi Ricek.ID Perbesar

Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut menyampaikan imbauan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di tengah kabut asap, Kamis (27/8/2026). Foto:Hadi Ricek.ID

Tanah Laut- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti jalur lintas Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut–Pengayuan Banjarbaru, Kamis (27/8/2026) pagi.

Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang pengendara di sejumlah titik hanya sekitar empat hingga lima meter. Sejumlah pengguna jalan memilih mengurangi kecepatan, sementara sebagian lainnya berhenti sejenak hingga kondisi kembali lebih aman.

Joko (30), salah seorang pengendara sepeda motor yang setiap hari melintas dari Bati-Bati menuju Banjarmasin untuk bekerja, mengaku memilih berhenti ketika kabut asap mulai menebal.

“Setiap pagi saya berangkat ke tempat kerja di jalur lintas ini. Dengan kondisi asap yang seperti ini membuat jarak pandang saya menjadi terganggu, sehingga saya memilih untuk berhenti sampai situasinya agak terang. Kalau tetap dipaksakan, takutnya membahayakan diri sendiri serta orang lain,” ungkap Joko.

Hal serupa disampaikan Novi (28), warga Desa Pandahan. Menurutnya, kabut asap yang cukup tebal pada pagi hari membuat jarak pandang terbatas dan meningkatkan kekhawatiran terhadap keselamatan selama berkendara.

“Kabut asap lumayan tebal dan jarak pandang sangat terbatas. Saya memilih berhenti dulu sambil menunggu kabut asapnya berkurang, khawatir kalau terjadi kecelakaan,” kata Novi.

Di tengah kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut meningkatkan patroli serta menyampaikan imbauan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di sejumlah titik Jalan A Yani.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas akibat terbatasnya jarak pandang serta memastikan pengguna jalan tetap berhati-hati saat melintasi kawasan yang terdampak kabut asap.

Dengan kabut asap yang kembali menebal, pengendara di jalur Tanah Laut–Banjarbaru diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi di lapangan. Pengendara juga diimbau menjaga jarak aman, menyalakan lampu kendaraan, menggunakan masker serta meningkatkan konsentrasi.

Pengguna jalan diingatkan untuk tidak memaksakan perjalanan apabila jarak pandang terlalu terbatas. Keselamatan di jalan diharapkan tetap menjadi prioritas dibandingkan mengejar kecepatan atau waktu tempuh.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

27 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Pemkab Kotabaru Sosialisasikan Perda Nomor 10 Tahun 2026 Tentang Pemilihan Kepala Desa

26 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Indocement Tarjun Perkuat Sinergi dengan Media Kotabaru Lewat Media Gathering

26 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Cadangan Air Riam Kanan Terbatas, Masyarakat Diminta Bijak Menggunakan Air

25 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Staf DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Ini Penjelasan Pimpinan Dewan

25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Debit Air Riam Kanan Tak Bertambah Dalam Sebulan, Penanganan Karhutla Jadi Perhatian

25 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Trending di HEADLINE