Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Kab. Kotabaru · 16 Jul 2024 23:30 WIB

BKKBN Kalsel Gelar Pelatihan Teknis Penurunan Stunting di Kotabaru


 BKKBN Kalsel Gelar Pelatihan Teknis Penurunan Stunting di Kotabaru Perbesar

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pelatihan Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Tingkat Kabupaten Kotabaru yang berlangsung di Aula Kantor DPPPAPPKB Kotabaru, Selasa (16/7/2024).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten I Setda Kotabaru Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, H Minggu Basuki, didampingi Kepala Dinas PPPAPPKB Kotabaru Ir Sri Sulitiyani.

Dilaksanakan selama 2 hari hingga 17 Juli 2024, peserta dari 3 unsur TPPS yaitu para camat, Kepala Puskesmas, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan. Total 64 peserta.

Narasumber dari BPSDM Provinsi Kalimantam Selatan sebagai Fasilitator, Hj Rini Setyasih, yang memaparkan tentang Implementasi Konvergensi Layanan Tingkat Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting.

“Peran TPPS dalam konvergensi layanan tingkat keluarga, seperti calon pengantin mendapatkan layanan pendampingan kespro dan gizi sejak 3 bulan pernikahan, sedangkan ibu hamil mendapatkan tatalaksana kesehatan bagi mengalami pertumbuhan janin terlambat. Selain itu juga akan menerima pendamping keluarga beresiko stunting,” paparnya.

Tambahnya, dengan tujuan terlaksananya gerakan intervesi serentak pencengahan stunting.

“Memastikan dilakukan pendataan seluruh catin, ibu hamil dan balita yang ada. Dan pastikan kelompok sasaran yang sudah terdata dapat disepakati dan ditetapkan secara berjenjang di tiap TPPS sekaligus divalidasi dengan data keluarga beresiko stunting (KRS),” jelasnya.

Selain itu, narasumber Fasilitator BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Rahmiyati menjelaskan tentang Dinamika Kelompok dan Dra Eka Puspitasari menyampaikan Materi Pemanfataan Data pemuktahiran Verivikasi dan Validasi Keluarga Beresiko Stunting.

Sementara itu, ditemui usai kegiatan, Kepala Dinas PPPAPKB Kotabaru Ir Sri Sulistiyani, menjelaskan kegiatan hari ini merupakan kegiatan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan Pelatihan Teknis terhadap TPPS (Tim Percepatan Penurununan Stunting) Kecamatan Tingkat Kabupaten Kotabaru.

“Tujuannya dalam rangka meningkatkan Percepatan Penurunan Stunting. Selain itu juga ada bebetapa materi yang diberikan fasilitator yaitu, Program Bangga Kencana yang nantinya akan dilaksanakan secara lintas sektor ditingkat Kecamatan maupun desa,” ucapnya.

Angka stunting di Kabupaten Kotabaru mengalami penurunan sebesar 11 persen lebih. Data Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 di angka 30,1 persen, adapun di tahun 2024 turun jadi 20,1 persen.

“Ini tidak lepas dari arahan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting baik di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Mudah-mudahan terus turun kita juga optimis bisa menurunkan lagi angka stunting di Kotabaru,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

LPTQ Kotabaru Gelar Diklat Dewan Hakim MTQ, Pemkab Sampaikan Apresiasi

11 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Workshop KPPI, Dorong Penguatan Perempuan dalam Politik

8 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Hari Pramuka ke-65 di Kotabaru Resmi Ditutup, Syairi: Persaudaraan Jangan Berakhir

8 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Sasirangan Kotabaru Siap Tampil di Fashion Show Nasional

7 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kotabaru Jadi Tuan Rumah, Malam Ramah Tamah Hari Pramuka ke-65 Digelar

7 Oktober 2026 - 07:55 WIB

DPRD Kotabaru Minta PLN Jelaskan Pemadaman Listrik Bergilir

6 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Trending di ADVERTORIAL