Ricek.ID – Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui partisipasi aktif warga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus mendorong penguatan peran Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).
Gubernur Kalsel Muhidin, melalui Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalsel, Dany Matera Saputra, di Banjarbaru pada Senin (19/10/2026) menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan ekonomi, pelayanan kesehatan, dan pendidikan dapat berjalan dengan baik apabila masyarakat merasa aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggalnya.
“Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, rukun tetangga, desa hingga kelurahan,” ujarnya.
Dany menjelaskan, Poskamling memiliki peran strategis sebagai wujud gotong royong, kepedulian sosial, sekaligus sarana kewaspadaan dini dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Karena itu, keberadaan Poskamling diharapkan tidak hanya menjadi tempat berjaga, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan kepedulian dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan di lingkungan masing-masing.

Penguatan Poskamling juga diharapkan dapat berjalan selaras dengan program Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
“Melalui sinergi Poskamling, Posyandu, pemerintah desa dan kelurahan, serta unsur terkait lainnya, kita berharap dapat mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, sehat, dan sejahtera,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dany mengatakan bahwa pelaksanaan lomba Poskamling menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan kembali sekaligus memperkuat fungsi Poskamling di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong inovasi serta penerapan praktik baik dalam pengelolaan Poskamling sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing lingkungan.
Selain itu, lomba tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan technical meeting lomba Poskamling dinilai penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak, memperjelas mekanisme pelaksanaan, serta memberikan pemahaman mengenai kriteria penilaian.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan pelaksanaan lomba Poskamling dapat berlangsung secara tertib, objektif, adil, dan transparan, sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara berkelanjutan.
Sumber : MC Kalsel














