Menu

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

ADVERTORIAL · 3 Jul 2026 14:56 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Disederhanakan, Muhidin Ingin Mengutamakan Kebersamaan & Manfaat untuk Masyarakat


 Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Disederhanakan, Muhidin Ingin Mengutamakan Kebersamaan & Manfaat untuk Masyarakat Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) akan menggelar peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel dengan konsep yang lebih sederhana, khidmat, dan berorientasi pada kebersamaan masyarakat.

Sejumlah rangkaian kegiatan disiapkan, mulai dari peresmian masjid, doa bersama, kegiatan olahraga, hingga penyediaan transportasi gratis bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel Muhidin usai memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-76 di Ruang Rapat H. Maksid, Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru pada Kamis (2/7/2026).

Muhidin mengatakan rapat koordinasi membahas penyesuaian jadwal pelaksanaan Hari Jadi Kalsel. Karena tanggal 14 Agustus 2026 bertepatan dengan hari Jumat, maka puncak peringatan direncanakan dimajukan menjadi Kamis, 13 Agustus 2026, sementara rapat paripurna DPRD diupayakan dilaksanakan pada 12 Agustus 2026.

“Karena tanggal 14 jatuh pada hari Jumat, maka kita rencanakan pelaksanaan Hari Jadi dimajukan menjadi tanggal 13 Agustus. Untuk rapat paripurna juga kemungkinan akan dilaksanakan tanggal 12 Agustus, nanti akan kita koordinasikan kembali dengan DPRD,” ujarnya.

Muhidin menjelaskan, konsep peringatan tahun ini tidak lagi mengedepankan kemeriahan panggung hiburan, melainkan lebih mengutamakan rasa syukur melalui kegiatan keagamaan yang dipusatkan di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang sekaligus akan diresmikan.

“Kalau dulu ada panggung besar, sekarang tidak. Kita pusatkan di masjid, sekalian meresmikan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Setelah acara Hari Jadi, langsung dilanjutkan dengan salat berjamaah dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur,” katanya.

Muhidin juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar turut berpartisipasi dengan mengajak para pegawai mengikuti kegiatan tersebut sehingga suasana kebersamaan semakin terasa.

Selain itu, Pemprov Kalsel akan menyediakan layanan bus gratis selama penyelenggaraan pameran Hari Jadi. Armada tersebut akan melayani rute berkeliling dari sejumlah titik strategis untuk memudahkan masyarakat menuju lokasi kegiatan.

“Selama pameran nanti kita siapkan bus yang beroperasi berkeliling dari beberapa titik menuju lokasi acara. Untuk sementara disiapkan tiga unit dan jumlahnya bisa kita tambah sesuai kebutuhan agar masyarakat lebih mudah datang,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas penyempurnaan identitas visual Hari Jadi, termasuk perubahan warna pada logo agar menggunakan warna merah marun sehingga tampil lebih harmonis.

Menurut Muhidin, efisiensi anggaran menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penyelenggaraan tahun ini. Dana yang sebelumnya digunakan untuk membangun panggung besar dinilai lebih baik dialihkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.

“Kita tidak perlu membuat panggung yang berlebihan. Lebih baik anggaran dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti doa bersama dan kegiatan yang melibatkan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bagian dari semarak Hari Jadi, berbagai kegiatan olahraga juga akan digelar dengan melibatkan seluruh SKPD dan masyarakat, seperti tinju, senam, jalan sehat, sepeda santai, hingga berbagai perlombaan lainnya yang diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan mendorong pola hidup sehat di Kalsel.

Melalui konsep yang lebih sederhana namun bermakna tersebut, Pemprov Kalsel berharap peringatan Hari Jadi ke-76 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, rasa syukur, serta pelayanan kepada masyarakat Banua.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tekan Inflasi, Pemkab Kotabaru Buka Bazar Dagang 2026 Serta Luncurkan KEPO & Kios Jukung Pangan

20 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Jalur Tala-Banjarbaru, Pemdes Gunung Raja Bagikan Masker kepada Pengendara

20 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Polres Tanah Laut Gelar Salat Istisqa, Berdoa di Tengah Kemarau dan Ancaman Karhutla

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Wali Kota Banjarmasin Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum & Pembangunan Daerah

18 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Dispersip Banjar Gelar “Seibu Pertiwi” Meriahkan Hari Jadi & HUT RI ke-81

18 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Rapat Paripurna DPRD Banjar, Bupati Sampaikan Raperda Perubahan APBD Rp3,14 Triliun

18 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Trending di ADVERTORIAL