Ricek.ID – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banjar berikan perhatian terhadap keberadaan Balogo, permainan tradisional khas Banjar yang masih dimainkan masyarakat di sejumlah wilayah. KORMI mendorong agar Balogo terus dikembangkan dan dilestarikan sebagai bagian dari olahraga tradisional masyarakat Banjar.
Ketua KORMI Kabupaten Banjar, Ahmad Fauzan Asniah, pada Rabu (12/8/2026) mengatakan Balogo memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, termasuk melalui kompetisi yang melibatkan masyarakat. Menurutnya, keberadaan permainan tradisional seperti Balogo harus mendapat dukungan agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.
“Karena itu salah satu bagian dari KORMI, artinya kita mendorong olahraga tradisional itu harus dikembangkan, kita pertahankan. Kalau ada potensi seperti itu, kita coba jaga. Kalau perlu kita siapkan turnamennya, biar terjaga,” ujarnya.
Ahmad Fauzan mengakui, keberadaan Balogo dan permainan tradisional lainnya yang berkembang di masyarakat belum seluruhnya terpantau oleh KORMI. Salah satu penyebabnya karena permainan tersebut banyak tumbuh di wilayah pedesaan.
“Ketidaktahuan itu karena kan ada di pedesaan. Nah, sekarang kalau ada informasi, alangkah baiknya kita jemput, kita lihat bagaimana nanti. Kalau ada kompetisi, kita tunjang,” katanya.
Ahmad Fauzan menilai Balogo memiliki nilai lebih karena tidak hanya menjadi aktivitas olahraga masyarakat, tetapi juga bagian dari warisan budaya lokal Banjar. Karena itu, KORMI akan berupaya menggali dan menginventarisasi potensi Balogo yang masih aktif dimainkan masyarakat.
Menurutnya, pelestarian Balogo menjadi semakin penting di tengah munculnya berbagai olahraga modern yang kini semakin populer. Ia mengingatkan agar perkembangan teknologi dan tren olahraga baru tidak membuat permainan tradisional semakin ditinggalkan.
“Ini kan olahraga tradisional yang luar biasa, asli Banjar. Harus dijaga, dilestarikan, dipertahankan. Tantangannya di tengah modern ini jangan sampai olahraga tersebut terkikis oleh kemajuan teknologi. Harus dikembangkan, jangan kalah dengan padel,” tegasnya.
KORMI Kabupaten Banjar pun menyatakan siap memberikan dukungan apabila komunitas Balogo di daerah menggelar kompetisi. Bahkan, KORMI akan mencoba mendekati komunitas yang masih rutin menggelar permainan tersebut untuk melihat langsung potensi dan aktivitas Balogo di masyarakat.
“Bila ada kompetisi, siap mendukung. Kita dukung, yakin kita dukung. Bahkan katanya di situ tiga kali seminggu ada hadiahnya sembako. Kita cari, coba kita dekati,” pungkas Ahmad Fauzan.













