Riceknews.Id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk memantau dan mematangkan persiapan keberangkatan jemaah haji Kotabaru tahun 2025. RDP yang dilaksanakan bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kotabaru, Dinas Perhubungan, dan pihak terkait lainnya ini berlangsung pada Senin (5/5/2025).
Anggota DPRD Kotabaru dari Fraksi PDI-Perjuangan, Gewsma Mega Putra, menjelaskan bahwa tujuan utama RDP ini adalah untuk mengkoordinasikan segala persiapan keberangkatan jemaah haji. Langkah ini diambil untuk memastikan para jemaah dapat berangkat dan kembali ke tanah air dengan selamat.
“Rapat ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan potensi permasalahan spesifik yang dapat menghambat keberangkatan jemaah, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait,” ujar Gewsma Mega Putra.
Lebih lanjut, ia berharap koordinasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat maksimal bagi jemaah haji. “Kita berharap apa yang kita koordinasikan hari ini bisa membawa manfaat buat jemaah haji sehingga jemaah haji bisa berangkat dan pulang dengan selamat, serta dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman selama di Tanah Suci,” imbuhnya.
Gewsma Mega Putra juga menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji yang akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 187 orang, dengan tambahan empat orang sebagai cadangan yang siap diberangkatkan jika diperlukan.
“Nanti akan ada rapat terakhir untuk membahas kepastian tanggal dan jam keberangkatan, serta jalur yang akan dilalui,” pungkasnya.
Senada dengan Gewsma Mega Putra, anggota Komisi I DPRD Kotabaru lainnya, Hasanuddin, menuturkan bahwa sinergi antara wakil rakyat dan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan ibadah haji tercermin dari upaya kolaboratif yang dilakukan untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
“Bahwa wakil rakyat berusaha bersinergi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Agama, untuk menyukseskan perjalanan haji. Kita berkomitmen untuk membahas dan mencari solusi terhadap kendala-kendala yang mungkin dihadapi, serta meningkatkan pelayanan dari tahun ke tahun,” tegas Hasanuddin.
Koordinasi yang baik antara DPRD dan pemerintah terlihat dalam persiapan matang yang mencakup kesiapan Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan semua aspek terkait penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar dan jika terdapat kendala, dapat segera diperbaiki sebelum keberangkatan.
Hasanuddin menyampaikan bahwa jadwal keberangkatan jemaah haji Kabupaten Kotabaru diperkirakan jatuh pada tanggal 26 Mei 2025, dengan keberangkatan dari asrama haji pada tanggal 25 Mei.
“Jadi kita masih ada waktu sekitar 20 hari untuk konsolidasi. Artinya, kesiapan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru sendiri masih memiliki waktu untuk membenahi kesiapannya dalam menyambut ibadah haji tahun 1446 Hijriah,” tutupnya.

