Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Muhidin Hasnuryadi turut mengantarkan ratusan jemaah haji kloter pertama asal Kalimantan Selatan menuju pesawat Lion Air A330-343 yang akan membawa mereka ke Madinah, Senin (5/5/2025).
Dalam keterangannya usai pelepasan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Gubernur Muhidin menyebut bahwa sebagian besar jemaah haji pada kloter pertama ini berasal dari kategori usia lanjut.
“Alhamdulillah, kita lihat banyak yang sudah cukup senior. Karena itu, saya berpesan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga diri dan tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
Muhidin juga mengingatkan pentingnya menggunakan gelang identitas haji dan menjaga kebersamaan dalam rombongan untuk menghindari tersesat atau tertinggal.
“Jalan bersama rombongan, jangan sendirian. Pakai gelang identitas haji karena itu sangat penting sebagai petunjuk jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Secara khusus, Gubernur menekankan kepada petugas pendamping haji agar melaksanakan tugas secara penuh tanggung jawab, terutama dalam mendampingi jemaah lansia. Ia menegaskan tidak akan segan memberikan sanksi bagi petugas yang lalai atau mementingkan kepentingan pribadi selama menjalankan tugas.
“Pendamping harus betul-betul melayani, bukan berhaji untuk dirinya sendiri. Kalau ada yang seperti itu, akan kita berhentikan dan beri sanksi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta keselamatan dalam menjalankan rangkaian ibadah haji, terlebih dengan kondisi cuaca di Arab Saudi yang diperkirakan mengalami panas ekstrem.
“Mudah-mudahan seluruh jemaah disehatkan, dimudahkan dalam menjalankan ibadah, selamat dari berangkat hingga kembali ke tanah air, dan mendapat haji yang mabrur,” pungkas Gubernur Muhidin.

