Riceknews.id – Pemkab Banjar bertujuan mendapatkan status Kabupaten Layak Anak (KLA) yang dinilai setiap tahun oleh Kementrian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI, di Aula Barakat Lantai 2 Kantor Bupati Banjar, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Bupati Banjar, Saidi Mansyur dalam sambutan menegaskan data harus cocok secara faktual di lapangan, bukan hanya sekedar angka.
“Prestasi kami dalam dua tahun terakhir sudah cukup baik. Tahun 2022 dan 2023 kami berhasil meraih kategori Madya dengan skor sekitar 684 poin. Hanya kurang 16 poin lagi menuju kategori Nindya. Ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk kita terus meningkatkan kinerja,” kata Saidi, Senin (19/5/2025).
Saidi melanjutkan bahwa mereka mesti lebih maksimal dalam membangun aspek pendidikan, kesehatan, serta perlindungan.
“Yang terpenting bukan hanya nilai dan penghargaan, tapi bagaimana seluruh program benar-benar berdampak langsung terhadap kehidupan anak-anak kita,” lanjutnya.
Lebih lanjut, penilaian serta evaluasi dilaksanakan secara virtual oleh Tim Verifikator Kemen PPPA RI. Salah satu masukan yang mesti dibenahi yaitu 10 lokasi prioritas untuk anak.
Verifikasi ini penting sebagai salah satu poin penyusunan RPJMD sebelumnya yaitu isu perlindungan anak akan menjadi pembenahan utama serta catatan ekonomi yang mendukung pertumbuhan anak.
Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

