Banjarbaru, Ricek.ID – Partai Ummat yang untuk pertama kalinya mengikuti Pemilu pada 2024 lalu, pada bulan ini memperingati milad ke-5 sejak berdirinya partai tersebut. Milad ini merujuk pada tanggal berdirinya Partai Ummat yang diprakarsai oleh Profesor Amin Rais pada 12 Ramadan 1442 Hijriah atau bertepatan dengan 24 April 2021.
Di Kalimantan Selatan, peringatan milad ditandai dengan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Kalimantan Selatan di Kantor DPW Partai Ummat di Banjarbaru.
Ketua DPW Partai Ummat Kalimantan Selatan, Muhammad Shadiq Thalib, mengatakan momentum Ramadan menjadi waktu yang penting bagi partainya untuk memperkuat semangat perjuangan dalam membawa gagasan melawan kezaliman dan menegakkan keadilan.
Menurutnya, meskipun usia Partai Ummat masih tergolong muda, pihaknya terus berupaya melakukan konsolidasi dan penguatan struktur partai di berbagai daerah.
“Lima tahun ini memang secara waktu relatif masih sangat muda, tetapi sebagai partai dengan gagasan besar yang menjadi spirit pendiri Partai Ummat, kami terus bekerja melakukan konsolidasi dan penguatan struktur partai, terlebih dalam menghadapi tahapan verifikasi partai politik nantinya,” ujar Shadiq yang didampingi Ketua DPD Partai Ummat Banjarmasin, Muhammad Soweh.
Ia menambahkan, kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri ratusan undangan, termasuk perwakilan partai politik lain, juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta merajut ukhuwah di tengah dinamika demokrasi.
“Perbedaan bendera dan warna partai adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi pada dasarnya kita tetap berada dalam tujuan yang sama, yakni memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kerja-kerja politik,” tambahnya.
Menurut Shadiq, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pengurus dan kader Partai Ummat dengan masyarakat maupun unsur partai politik lain yang turut hadir.
Peringatan milad ke-5 Partai Ummat di Kalimantan Selatan tersebut juga diisi dengan tausiah oleh KH Khairani Ideris.
Dalam tausiyahnya, mantan Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kalimantan Selatan periode 2020–2025 itu mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa slogan Partai Ummat, yakni melawan kezaliman dan menegakkan keadilan, tidak seharusnya hanya menjadi sekadar ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Slogan Partai Ummat lawan kezaliman, tegakkan keadilan adalah nilai yang tidak sekadar diucapkan, tetapi juga harus dilaksanakan sehingga memberikan manfaat bagi kebaikan bersama,” pungkasnya.

