Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar Yudi Andrea mengatakan, realisasi kinerja realisasi investasi tahun 2023 melebih target. Yakni Rp 1 triliun 214 miliar dari target Rp 1 triliun 212 miliar.
“Banyak faktor pendukung hingga tercapainya realisasi tersebut,” ujar Yudi, dalam amanatnya saat jadi pembina apel kerja gabungan lingkup Pemkab Banjar, di halaman Kantor Bupati Banjar Martapura, Senin (26/2).
“Seperti jemput bola layanan LKPM yang merupakan inisiasi kami untuk mengejar laporan penanaman modal yang setiap tahunnya wajib dilaporkan,” sambung Yudi.
Upaya lainnya yaitu melakukan sejumlah sosialisasi. Di antaranya sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan Online Single Submission (OSS) dengan dukungan dana DAK non fisik Kementerian Investasi/BKPM RI.
Selain itu ia menjelaskan, terkait perizinan dan non perizinan, indeks kepuasan masyarakat (IKM) 2023 mencapai 86,07 persen dari target 85 persen.
“Ini termasuk nilai yang sangat baik dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” ungkapnya.
Capaian lainnya dari hasil evaluasi Ombudsman RI Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan terkait dengan nilai kepatuhan pelayanan publik dengan nilai 92,89 Zona Hijau Kategori A.
“Alhamdulillah ini semua berkat kerja keras dan dukungan bupati, wakil bupati, sekda, dan seluruh OPD yang memberikan dukungan serta berkolaborasi dengan DPMPTSP Kabupaten Banjar,” tambah Yudi.
Apel gabungan ini diikuti Pejabat Eselon II,III,IV,Pejabat Fungsional Hasil Penyetaraan Jabatan Administrasi kedalam Jabatan Fungsional dan Karyawan/Karyawati lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar.

