Nuriah Jurian Argha, Qariah asal Martapura, Kabupaten Banjar ini berhasil juara 3 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 40 Internasional di Teheran, Iran pada Selasa (20/2/2024).
Sepulangnya ke tanah air, ia menggelar syukuran di kediamannya di Komplek Sa’adah 1 Kelurahan Sungai Paring, Martapura, Senin (26/2/2024) siang.
Syukuran diisi dengan pembacaan manakib Siti Khadijah, yang turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Banjar, HM Aidil Basith beserta istri, tokoh agama setempat.
Nuriah mengucap syukur dan puas dengan usaha maksimal yang ia tampilkan, bisa meraih prestasi meski hanya berada di peringkat ketiga.
“Alhamdulillah dapat berjuang mengharumkan nama Indonesia dan Kabupaten Banjar khususnya,” ucap Nuriah.
Ia mengungkapkan, banyak rintangan yang dilalui pada MTQ tersebut, namun tidak menyurutkan semangatnya dan selalu berdoa kepada Allah, bertawassul kepada para wali serta orang tua yang selalu memberikan dukungan.
“Sebelumnya saya juga tidak menyangka, alhamdulillah diberi kemudahan dan diberi kado terindah ini sehingga menghapus segala rintangan yang dihadapi selama di Iran,” sambungnya.
Menurut gadis berusia 20 tahun itu, penilaian MTQ di tingkat nasional dan internasional cukup jauh berbeda, serta kiraat yang dibawakan seperti tilawah dapat berpengaruh besar dalam penilaian para juri.
“Karena saya dulu pernah ikut tilawah, jadi beberapa lagu tilawah saya bawakan pada MTQ tersebut dan alhamdulillah saya berhasil,” bebernya.
Ia membuktikan bahwa perjuangan itu pasti akan membuahkan hasil. Ia pun berpesan kepada para qari – qariah sejawatnya di Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banjar agar tidak mudah putus asa, terus berdoa serta berusaha mengasah kemampuan.
Ayah Nuriah, Jurian mengakui sangat bangga atas prestasi anaknya ditingkat Internasional. Ia menyebut semua tak lepas dari dukungan serta doa agar anak bungsunya itu meraih juara disegala ajang MTQ.
“Saya tekankan kepada anak-anak agar terus mengamalkan Al-Qur’an hingga akhir hayat dan masalah juara atau tidaknya itu tergantung keputusan Allah SWT,” imbuhnya.
Jurian menambahkan, ke depan Nuriah akan mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kalsel golongan Tafsir Bahasa Arab Hafalan 30 juz yang akan digelar di Kabupaten Tapin pada April mendatang.
Diketahui, prestasi Nuriah yang pernah ia raih di antaranya Juara I Golongan Tilawah anak-anak STQ Nasional 2015 di Jakarta, Juara I Golongan Hifz 5 juz dan Tilawah MTQ Nasional 2016 di Nusa Tenggara Barat, Juara I Golongan Hifz 20 juz STH Nasional 2021 di Maluku Utara, Harapan II Golongan Hifz 30 juz MTQ Nasional 2022 Kalsel dan Terbaik II Tahfizh 30 juz MTQ Nahdlatul Ulama Tingkat Nasional 2023 di Kalsel.

