Kotabaru, Ricek.id – Fasilitas kesehatan di wilayah utara Kabupaten Kotabaru terus mengalami pembenahan signifikan. Rumah Sakit (RS) Sengayam memastikan pembangunan empat gedung baru telah rampung dan ditargetkan mulai beroperasi penuh pada bulan ini (Desember 2025), sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Kasubbag Tata Usaha RS Sengayam, Hari Yansah, menekankan bahwa ekspansi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap dan responsif.
“Harapan kami, RS Sengayam bisa memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh keluhan masyarakat. Semoga juga seluruh dokter spesialis bisa terpenuhi sehingga semua layanan dapat kami tangani secara optimal,” ujar Hari.
Selain pembangunan gedung baru, rumah sakit juga menitikberatkan perhatian pada dua aspek penting, yakni ketersediaan obat-obatan dan peningkatan jumlah tenaga medis spesialis. Untuk memastikan pasokan obat tetap aman, RS Sengayam menerapkan skema pendanaan ganda, yakni melalui APBD yang dikelola Dinas Kesehatan serta melalui belanja BLUD yang dikelola rumah sakit secara mandiri.
Dalam hal sumber daya manusia, RS Sengayam kini diperkuat oleh dokter spesialis anak, obstetri-ginekologi (Obgyn), anestesi, dan penyakit dalam. Tenaga medis ini diperoleh melalui dua skema, yakni dokter kunjungan dari RS Pangeran Jaya Sumitra (PJS) dan kontrak langsung dengan Dinas Kesehatan.
Meski demikian, RS Sengayam masih menghadapi tantangan terkait kebutuhan dokter spesialis radiologi. Untuk sementara, layanan radiologi masih mengandalkan tenaga kunjungan dari RS PJS.
Dengan selesainya pembangunan fisik dan penguatan tenaga medis, RS Sengayam semakin mantap memposisikan diri sebagai rumah sakit representatif yang mampu menghadirkan pelayanan kesehatan lebih dekat, cepat, dan terjangkau bagi warga Kabupaten Kotabaru, khususnya wilayah Pamukan Barat dan sekitarnya.

