Pelatihan Pemulasaran Jenazah untuk kalangan remaja dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bidang Kepemudaan di Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.
Program yang diberi nama ‘Saran Kanda’ ini, digelar di Desa Limamar Kecamatan Astambul,Senin(30/10/2023) setelah sebelumnya juga telah dilaksanakan di beberapa tempat yang ada di Kabupaten Banjar.
Kepala Bidang Kepemudaan Muhari, S.Ag, S.I Kom mengatakan, pelatihan ini penting untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemulasaran jenazah yang memiliki hukum fardhu kifayah bagi muslim.
“Pemulasaraan jenazah merupakan rangkaian kegiatan mengurus jenazah mulai dari memandikan, mengafani, menyalati, hingga menguburkan jenazah,”katanya.
Pelatihan pemulasaran jenazah untuk kalangan remaja ini, juga dikatakan Muhari dapat memberi bekal bagi kawula muda sehingga mampu mempraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mereka tidak sekadar dapat memahami materi secara teoritis, melainkan juga mampu merealisasikannya dikehidupan bermasyarakat”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Limamar, Syaiful Akbarin menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar yang telah memilih Desa Limamar sebagai salah satu tempat pelaksanaan SARAN KANDA ini.
“Semoga para peserta dapat memahami dan kedepannya berkontribusi di tengah masyarakat,”pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, peserta pria dan wanita mengikuti pelatihan dengan dipisahkan sekat dinding di Ruang Mushola Raudhatul Amilin, dimana pembicara menghadirkan narasumber dari Pondok Pesantren Darussalam Martapura, yakni H. Muhammad Arif dan untuk wanita Hj. Syarqiyah.
Kedua pembicara mengupas secara komprehensif langkah perawatan jenazah,termasuk hukum perawatan jenazah dan Pemulasaran secara detail.Sementara,Peserta mengikuti pelatihan dengan antusias, mulai dari teori hingga praktek.
“Alhamdulillah, melalui pelatihan pemulasaran jenazah ini, dapat dipahami bagaimana mengurus dan merawat jenazah. Penjelasan yang diberikan sangat detail dan bimbingan untuk praktik langsung sehingga kami semakin paham. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena dibutuhkan di tengah masyarakat,”terang salah satu peserta,Ahmad Gajali.

