Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

HEADLINE · 29 Sep 2025 13:47 WIB

BNPB Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor Saat Peralihan Musim


 Ilustrasi banjir. Foto: Iqro Rinaldi/Unsplash Perbesar

Ilustrasi banjir. Foto: Iqro Rinaldi/Unsplash

Jakarta, Ricek.Id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan dimulainya masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan di wilayah selatan Indonesia.

Pertumbuhan awan hujan yang signifikan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa selama sepekan ke depan, peningkatan intensitas hujan diperkirakan terjadi di banyak wilayah.

“Mulai 29 September hingga 2 Oktober 2025, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang,” ungkap Abdul Muhari, dikutip dari laman resmi BNPB, Senin (29/9/2025).

Wilayah yang diimbau untuk waspada meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.

Warga Diimbau Lakukan Evakuasi Mandiri

BNPB secara khusus mengingatkan warga yang tinggal di dataran rendah atau bantaran sungai untuk terus memantau ketinggian air saat hujan turun.

Jika air meningkat secara drastis, warga diminta untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.

Bagi warga yang tinggal di perbukitan atau lereng, ancaman tanah longsor menjadi perhatian utama.

“Waspadai hujan lebat yang terjadi lebih dari satu jam. Hujan bisa memicu banjir dan longsor di area tebing dan lereng,” kata Abdul Muhari.

Ia menambahkan, evakuasi mandiri harus segera dilakukan jika hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam.

BNPB juga mengimbau pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perketat Jalur Merak-Bakauheni, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal

12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Ditahan, KPK Sebut Kerugian Negara Sebesar Rp622 Miliar

12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Gelontorkan Rp5 Triliun, Kementan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Rakyat Papua

12 Juni 2026 - 18:27 WIB

KEM-PPKF RAPBN Tahun 2027 Disepakati, Defisit Anggaran Dijaga di Bawah Batas Aman

12 Juni 2026 - 18:21 WIB

Menkes Dorong Industri Kesehatan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

12 Juni 2026 - 09:12 WIB

Erick Thohir Imbau Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Gratis untuk Hibur Masyarakat & Gerakkan Roda Perekonomian

11 Juni 2026 - 19:55 WIB

Trending di NASIONAL