Pelaihari, Ricek.ID – Tim sepak bola Kabupaten Banjar harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3 melawan Kabupaten Tabalong dalam laga perdana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan (Kalsel). Pertandingan yang diwarnai jual beli serangan tersebut digelar di Lapangan Sepakbola Jorong, Tanah Laut, Jumat (31/10/2025).
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menerapkan permainan terbuka. Kabupaten Banjar berhasil unggul cepat pada menit ke-4. Namun, keunggulan tim yang dibina ASKAB Banjar ini tidak bertahan lama, sebab Tabalong berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-15.
Skor imbang memicu intensitas serangan Banjar. Fajar dan kawan-kawan berhasil menggandakan keunggulan melalui dua gol beruntun pada menit ke-30 dan ke-35, membuat skor menjadi 3-1 saat turun minum.
Sayangnya, keunggulan dua gol tersebut gagal dipertahankan. Tim Tabalong tampil agresif di babak kedua dan berhasil mencetak dua gol balasan yang menyamakan kedudukan menjadi 3-3, dan skor tersebut bertahan hingga laga usai.
Sekretaris ASKAB Banjar, Supriyadi, menyatakan rasa syukurnya meski timnya harus berbagi poin, namun menekankan perlunya evaluasi.
“Terutama komunikasi antara kiper dan pemain belakang, agar tidak terjadi miskomunikasi seperti tadi yang membuat terjadinya benturan sesama pemain kita,” ujar Supriyadi.
Selain itu, Supriyadi juga menyuarakan dugaan mengenai status pemain lawan. “Tentu kita menduga begitu (pemain luar Kalimantan), karena logat mereka bukan seperti orang Kalimantan Selatan yang biasa berbicara dengan logat Banjar,” katanya.
Menurut Supriyadi, jika dugaan itu benar, hal tersebut sangat disayangkan karena atlet yang bertanding di Porprov seharusnya merupakan warga dengan identitas asli dari Kalimantan Selatan.
Pewarta: Hendra Lianor

