Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Pemprov Kalsel · 22 Nov 2025 18:12 WIB

Tinjau Posyandu Kamboja Tapin, TP Posyandu Kalsel Dorong Optimalisasi 6 SPM


 Tinjau Posyandu Kamboja Tapin, TP Posyandu Kalsel Dorong Optimalisasi 6 SPM Perbesar

Rantau, Ricek.ID – Tim Pembina (TP) Posyandu Wasaka Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi Posyandu Kamboja di Desa Banua Halat Kiri, Kabupaten Tapin, Sabtu (22/11/2025) sore. Kunjungan ini berfokus pada upaya mendorong penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Rombongan dipimpin langsung oleh Sekretaris TP Posyandu Provinsi Kalsel, Siti Wasilah, didampingi jajaran SKPD terkait. Turut hadir menyambut kunjungan tersebut Ketua TP Posyandu Kabupaten Tapin, Faridah Yamani; Wakil Ketua TP Posyandu Kabupaten Tapin, Elya Hartati Juanda; serta unsur pemerintah desa setempat.

Dalam arahannya, Siti Wasilah menekankan bahwa penerapan 6 SPM merupakan indikator krusial untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. Sebagai garda terdepan, Posyandu dituntut mampu memberikan layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan terstandarisasi.

“Pembinaan ini bertujuan menguatkan kembali peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Penerapan 6 SPM harus dilaksanakan secara optimal, mulai dari pelayanan ibu hamil, bayi balita, imunisasi, gizi, kesehatan reproduksi, hingga pelayanan lansia,” ujarnya.

Melalui pembinaan ini, TP Posyandu Wasaka Kalsel berharap Posyandu Kamboja dapat menjadi percontohan dalam penerapan SPM dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan daerah.

Sebagai informasi, dalam konsep Posyandu terintegrasi, cakupan pelayanan didorong untuk meliputi enam bidang utama. Pertama, bidang Kesehatan, yang mencakup kesehatan ibu dan anak, program KB, imunisasi, gizi, dan pencegahan penyakit. Kedua, bidang Sosial, meliputi kegiatan pemberdayaan masyarakat dan perlindungan sosial keluarga.

Ketiga, bidang Pendidikan, seperti pendataan calon penerima bantuan pendidikan. Keempat, bidang Pekerjaan Umum, terkait fasilitas sanitasi, MCK, dan penyediaan air bersih. Kelima, bidang Perumahan, berupa pendataan warga yang membutuhkan bantuan rumah layak huni serta edukasi lingkungan sehat. Keenam, bidang Ketertiban dan Keamanan, melalui pelaksanaan gotong royong dan kesiapsiagaan bencana.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Tapin, Faridah Yamani, menyambut baik dukungan pembinaan dari Provinsi Kalsel. Ia menilai hal ini menjadi dorongan penting agar Posyandu di Tapin semakin efektif menjawab kebutuhan masyarakat.

Faridah mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun Rencana Strategis (Renstra) Posyandu 2025 sebagai langkah konkret memperkuat layanan kesehatan di wilayahnya.

“Renstra 2025 menjadi arah kerja kami untuk memaksimalkan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas layanan bagi ibu hamil, balita, dan lanjut usia melalui integrasi program di Posyandu,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Pemprov Kalsel Dukung Pengembangan Perdagangan Karbon

23 Juni 2026 - 17:59 WIB

Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Pelaku Usaha Banua Bisa Manfaatkan Layanan Transaksi Internasional

22 Juni 2026 - 20:21 WIB

Diskominfo Kalsel Tegaskan Pentingnya Verifikasi Dewan Pers untuk Lindungi Masyarakat dari Informasi Menyesatkan

22 Juni 2026 - 20:19 WIB

Festival Piala Presiden U10 & U12 Kalsel Dimulai, Puluhan Tim Perebutkan Tiket Nasional

22 Juni 2026 - 20:16 WIB

Turut Serta di PENAS KTNA XVII 2026, Kontingen Kalsel Perkuat Kompetensi & Adopsi Inovasi Ketahanan Pangan

21 Juni 2026 - 20:27 WIB

Melalui Karya & Riset Budaya, Akademisi & Seniman Kalsel Dorong Pelestarian Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:25 WIB

Trending di ADVERTORIAL