Martapura, Ricek.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mengungkap alasan pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D Gambut yang berlokasi di area perumahan dengan akses jalan rusak. Lahan tersebut rupanya merupakan hibah dari politisi senior Kabupaten Banjar, H. Rusli.
Plt. Kepala Dinkes Banjar, Noripansyah, menjelaskan bahwa lokasi tersebut dipilih berdasarkan hasil kajian tahun 2023 untuk menjangkau lima kecamatan sekaligus.
“Berdasarkan tarikan cakupan wilayah, kami mencari lahan dan akhirnya mendapatkan hibah dari H. Rusli,” ujar Noripansyah usai peresmian UPTD Puskesmas Sungai Tabuk.
Hasil kajian awal memunculkan dua opsi lokasi strategis, yakni Mataraman dan Pematang Gambut. Pemilihan Gambut dinilai paling ideal karena berada di titik tengah lima kecamatan: Aluh-Aluh, Beruntung Baru, Tatah Makmur, Sungai Lulut, dan Kertak Hanyar.
Terkait pembiayaan, Noripansyah menyebutkan kontraktor telah menerima pembayaran tahap I sebesar Rp8 miliar dari total pagu Rp10 miliar untuk pematangan lahan.
“Pembayaran sesuai progres 75 persen. Sisa dana sengaja ditahan agar kontraktor menuntaskan proyek. Jika tidak, akan dilakukan putus kontrak sesuai aturan berlaku,” tegasnya.
Saat ini, proyek RS Tipe D Gambut tengah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dinkes Banjar memastikan keberlanjutan proyek akan mengikuti rekomendasi BPK, meski saat ini mereka mengeklaim pembangunan tetap berjalan.
Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

