Rute angkutan perkotaan di Banjarbaru mulai uji coba pertanggal 16 November 2023 hingga Jum’at 19 November 2023.
Adapun rute tersebut meliputi Lingkar utara dan Lingkar Selatan, yang beroperasi sebanyak 2 Trip dalam 1 Hari, Waktu Operasional Bus dimulai dari Pagi 06.30 – 07.30 dan Sore 16.30 – 17.00.
Koridor A meliputi, Terminal Gambut Barakat (KM 17) – Lingkar Utara – Bandara Syamsuddin Noor – Jln. Karang Anyar – Jl. Panglima Batur- Terminal Simpang Empat (PP).
Koridor B meliputi, Terminal Gambut Barakat (KM 17) – Liang Anggang – Jl.Trikora – Komplek Perkantoran Gubernur – Jl. Palam – Cempaka – Terminal Simpang Empat (PP).
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru, Eddy Sabara mengatakan uji coba rute yang telah dimulai, akan memastikan jumlah penumpang angkutan perkotaan di Banjarbaru.
“Kami masih melakukan masa uji coba, dengan adanya rute ini, kami ingin memastikan apakah jumlah penumpang di bus ini akan meningkat atau tidak,” ucapnya.
Eddy juga menyampaikan, rute yang dimaksud ini sebelumnya sudah ada, hanya saja ditambahkan Armada berupa Bus agar Masyarakat Banjarbaru dapat menikmati Transportasi Umum.
“Untuk sekarang Kita baru memiliki 2 Bus karena masa percobaan, kita lihat chek point Atau Lokasi pemberhentian tepat atau tidak,” tandasnya.
Sementara itu, Pelaksana Seksi Angkutan dan Terminal, Aqilla Fadia Haya menyebutkan, masa uji coba angkutan perkotaan ini akan dilaksanakan selama tiga hari.
“Setelah uji coba ini, akan dievaluasi untuk kepastian beroperasi atau tidak,” ungkapnya.
Lanjut Aqilla,hasil dari masa uji coba ini merupakan salah satu persyaratan untuk kelengkapan administrasi nantinya.
“Minggu ini akan promosikan, kita lihat nanti apakah penumpang nya meningkat atau tidak.Untuk lanjut beroperasi atau tidak keputusannya ada di kementrian,” ujarnya.
Aqilla juga menambahkan, keberadaan angkutan perkotaan dengan rute yang telah disebutkan, untuk mengisi moda transportasi yang tidak tersentuh angkutan umum.
“Intinya kita ingin menghindari tumpang tindih trayek, karena tujuan kita ini memberikan akomodasi yang belum ada atau mengisi tempat yang belum terlayani angkutan Umum,” pungkasnya.

