Ricek.ID, Banjarbaru– Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melakukan peninjauan ke Sekolah Rakyat yang berada di Balai Besar Pelatihan dan Pendidikan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin.
Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan sarana-prasarana serta kelancaran proses pembelajaran bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki potensi akademik unggul.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat di BBPPKS Banjarmasin saat ini telah menampung 125 siswa yang tergabung dalam tingkat SMP dan SMA.
Para siswa merupakan lulusan SD dan SMP yang diseleksi secara khusus, dengan prioritas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu namun memiliki kecerdasan dan semangat belajar tinggi.
“Alhamdulillah, hari ini kita melihat langsung kondisi sekolahnya sudah lengkap. Fasilitas komputer tersedia, tenaga pendidik juga memadai. Anak-anak yang masuk ke sini adalah mereka yang tidak mampu secara ekonomi, tetapi pintar dan berpotensi. Inilah yang kita dorong,” ujar Gubernur H. Muhidin di Banjarbaru, Senin (5/1/2026).
Gubernur Muhidin menambahkan, ke depan peluang penerimaan peserta didik akan terus dievaluasi. Pemerintah Provinsi akan menyesuaikan kebutuhan dan kuota agar lebih banyak anak kurang mampu dapat mengakses pendidikan berkualitas melalui Sekolah Rakyat.
Ia juga menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas Presiden RI untuk memperluas akses pendidikan yang berkeadilan.
Gubernur berharap keberadaan Sekolah Rakyat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan dengan adanya Sekolah Rakyat yang diadakan oleh Presiden, ini membawa kebaikan bagi masyarakat seluruh Indonesia,” tuturnya.
Terkait rencana kunjungan Presiden, Gubernur menyebutkan bahwa persiapan di Kalimantan Selatan telah dilakukan secara matang. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan meninjau Sekolah Rakyat pada 12 Januari mendatang untuk melihat langsung kesiapan fasilitas dan proses pembelajaran.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Muhidin berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar ini sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, berbakti kepada orang tua, disiplin dalam beribadah, serta serius menuntut ilmu sebagai bekal masa depan.
“Jaga kesehatan, taat kepada orang tua, rajin beribadah, dan belajar dengan sungguh-sungguh untuk menyiapkan diri menghadapi jenjang berikutnya,” pesannya.
Peninjauan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung program pendidikan inklusif dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Sekolah Rakyat.
Sumber: (MC Kalsel)

