24 jam pasca insiden kebakaran KM Niki Sejahtera, tim gabungan berhasil menjemput dan menurunkan ratusan penumpang serta kru kapal di dermaga terminal penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (2/8/2024) siang.
Suasana haru menyelimuti kedatangan para penumpang yang terlihat jelas mengalami shock hingga kelelahan. Mereka langsung mendapat penanganan tim medis.
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI meralat jumlah penumpang maupun kru kapal yang berada di KM Niki Sejahtera. Sebelumnya dilaporkan ada 152 penumpang dan kru saat kebakaran terjadi.
Namun setelah dilakukan pendataan ulang, dan pencocokan dengan manifest jumlah tersebut menyusut menjadi 125 orang.

“Kita luruskan ada 125 penumpang dan kru kapal. Namun, 5 diantaranya tidak termasuk dalam data penumpang atau manifest, mereka merupakan istri dari sejumlah sopir angkutan,” beber Komandan KN Singa Laut-402, Letkol Bakamla M. Rita Udin saat mengantarkan para penumpang yang dievakuasi.
Lebih lanjut, tim gabungan menyimpulkan penyebab terbakarnya kapal sepanjang ratusan meter itu berasal dari mobil pribadi milik penumpang dan langsung membesar hingga membakar bagian kapal.
“Untuk kapal saat ini posisinya masih ditengah perairan, kita masih koordinasikan kemungkinan untuk ditarik,” terangnya.
Sementara Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas I Banjarmasin membantah insiden kebakaran terjadi saat kapal berada di perairan Banjarmasin.
Dirinya menegaskan, terbakarnya kapal tersebut dari hasil titik koordinat masih berada di perairan sekitar Masalembu.
“Jadi kita luruskan, terjadinya bukan di perairan Banjarmasin,” tegasnya.
Meski seluruh penumpang dan awak kapal dinyatakan selamat, 3 diantaranya harus dilarikan ke dua RS berbeda, yakni RS TPT dan RS Anshari Saleh Banjarmasin.
Ketiga pasien tersebut mengalami gangguan kesehatan seperti luka bakar, stroke ringan dan gangguan pernapasan.
Baca berita sebelumnya: Kapal Niki Sejahtera Terbakar, Penumpang Alami Luka Bakar hingga Asma

