Trauma mendaam masih membayangi para penumpang dan kru kapal KM. Niki Sejahtera yang dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Insiden kebakaran yang melanda kapal sepanjang ratusan meter tersebut, menimbulkan kepanikan bagi seisi kapal. Pasalnya, peristiwa terjadi saat sebagian besar penumpang yang merupakan perantauan tengah tertidur lelap di kamar masing-masing.
Munculnya asap yang memenuhi ruang kamar dari sela pintu dan suhu lantai kapal mendadak panas, membuat mereka panik berhamburan. Kobaran api dalam hitungan kian membesar meski petugas kru kapal berupaya memadamkan api.
“Saat itu kita sedang terlelap di kamar, tiba-tiba penuh asap. Semua panik menyelamatkan diri masing-masing,” ungkap Alex salah seorang penumpang saat tiba di Terminal Trisakti Banjarmasin.
Ia bilang, para pemumpang beserta kru kapal berlarian menuju bagian atas kapal, dan menunggu proses evakuasi. Penyelamatan pun berjalan dramatis sebab penumpang harus bergantian keluar dari KM Niki Sejahtera dengan menuruni tangga menuju kapal penyelamat yang disiapkan.
“Kami menuruni tangga dengan mengenakan pelampung menuju sekoci, sebelum akhirnya menaiki KN Singa Laut-402,” lanjutnya.
Senada, penumpang lainnya Abdul Muis, mengaku berlayar dari pulau seberang menuju Banjarmasin demi memperbaiki taraf perekonomian keluarga.
Insiden yang dialaminya pun tak ayal meninggalkan trauma mendalam, meski telah berkali-kali menaiki kapal laut.
“Jelas trauma, walau ini sudah beberapa kali menaiki kapal laut,” ucapnya.
Data terbaru, ada 6 penumpang yang saat ini ditangani di RS TPT dan RSUD Anshari Saleh Banjarmasin akibat mengalami luka bakar, trauma, stroke ringan hingga gangguan pernapasan.
Sementara untuk nasib bangkai kapal hingga informasi terakhir masih berada di perairan tak jauh dari Pulau Masalembu, Sumenep, Jawa Timur.

