Kotabaru, Ricek.ID – Persiapan keberangkatan jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi terus dimatangkan guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses perjalanan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kotabaru, Senin, 6 April 2026.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. Minggu Basuki, menyampaikan bahwa seluruh aspek teknis telah dipersiapkan secara rinci. Mulai dari pengaturan waktu perjalanan, layanan konsumsi, hingga jadwal ibadah selama perjalanan menjadi perhatian utama.
Ia menekankan pentingnya manajemen waktu agar jamaah tetap dapat melaksanakan ibadah, khususnya salat, dengan baik meski dalam kondisi perjalanan menuju embarkasi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, H. Herman Prasetio, menjelaskan jumlah jamaah haji asal Kotabaru tahun ini mencapai 308 orang yang terbagi dalam beberapa kelompok terbang.
Sebanyak 301 jamaah tergabung dalam kloter 13 bersama jamaah dari Kabupaten Tanah Bumbu, sementara sisanya terbagi dalam kloter 17 dan kloter 19. Untuk kloter 13, total jamaah gabungan mencapai 360 orang, termasuk 53 jamaah dari Tanah Bumbu, serta didampingi petugas kloter dan Petugas Haji Daerah.
Jamaah kloter 13 dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pada 10 Mei 2026 pukul 21.00 WITA dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 11 Mei 2026.
Perubahan jadwal masuk embarkasi pada malam hari menjadi perhatian khusus, sehingga diperlukan penyiapan tempat istirahat bagi jamaah sebelum keberangkatan.
Dari total jamaah asal Kotabaru, sekitar 131 orang tergolong berisiko tinggi sehingga membutuhkan perhatian ekstra, terutama dari sisi kesehatan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.
Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Eka Saprudin, menegaskan pemerintah daerah akan memberikan fasilitas maksimal, termasuk penyediaan transportasi, petugas kesehatan di setiap bus, serta satu unit ambulans yang mengiringi perjalanan jamaah.
Selain itu, pemerintah daerah juga mempertimbangkan penyediaan tempat menginap sementara bagi jamaah, mengingat waktu keberangkatan yang mengharuskan mereka berangkat sejak dini hari.
Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan seluruh jamaah haji asal Kotabaru dapat menunaikan ibadah dengan lancar, aman, dan dalam kondisi sehat.
Pemerintah daerah juga mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi fisik serta mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

