Banjarbaru, Ricek.ID – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan resmi memulai Operasi Ketupat Intan 2026 menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Operasi ini digelar untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kalimantan Selatan.
Kapolda Kalsel, Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa fokus utama operasi tahun ini adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan yang berakibat fatal.
“Fokus utama kami adalah atensi pada kecelakaan lalu lintas. Kami berupaya menekan angka kecelakaan sekecil mungkin. Selain itu, kami juga mengantisipasi aksi balapan liar agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan lancar,” ujarnya usai memimpin apel gelar pasukan yang turut dihadiri jajaran Tentara Nasional Indonesia dan pemerintah daerah.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polda Kalsel mengerahkan sebanyak 2.189 personel gabungan yang terdiri dari 1.116 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari berbagai instansi terkait.
Pengamanan akan dilakukan di ribuan titik strategis di seluruh wilayah provinsi. Untuk mendukung kelancaran arus mudik, kepolisian juga telah mendirikan sejumlah pos pengamanan yang terdiri dari tiga pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan yang akan beroperasi selama 24 jam.
Kapolda juga menginstruksikan seluruh kapolres di wilayah Kalimantan Selatan untuk melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, penambahan rambu peringatan juga akan dilakukan dengan melibatkan Dinas Perhubungan setempat.
Kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik, Kapolda turut memberikan sejumlah imbauan. Salah satunya memastikan aliran listrik dan gas telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah.
Selain itu, masyarakat juga diperbolehkan menitipkan kendaraan bermotor yang tidak dibawa mudik di kantor kepolisian maupun markas TNI terdekat tanpa dipungut biaya.
Dengan berbagai langkah pengamanan tersebut, diharapkan perayaan Idulfitri tahun ini di Kalimantan Selatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pewarta: Rahman

